oleh

Wawali Pantau Kebersihan Malioboro

Langkah para pedagang kaki lima (PKL) di Malioboro patut diacungi jempol. Menjaga Malioboro tetap bersih, sehat dan nyaman, para pedagang membentuk  kelompok. Namanya SIBER.KOM. Ini adalah akronim dari Sistem Kebersihan Berbasis Komunitas. Setiap anggota wajib mengikuti ronda di sepanjang Jalan Malioboro.

———————

WAWALI: Rutin memantau kebersihan Malioboro.

TAPI jangan salah. Ronda yang dilaksanakan SIBER.KOM bukan mengantisipasi aksi kriminal. Melainkan ronda untuk terus berkomitmen menciptakan kawasan Malioboro tetap bersih, aman, nyaman dan sehat.

Gagasan melahirkan SIBER.KOM berawal dari keinginan para pedagang agar kawasan Malioboro selalu bersih. Enak dipandang mata. Pedagang meyakini, tempat yang bersih dan cantik juga bisa mendatangkan rejeki.

Lahirlah SIBER.KOM setelah diresmikan Wakil Walikota Heroe Poerwadi 10 November 2019. Komunitas ini mengusung tagline “Saatnya Menjadi Pahlawan Kebersihan”. Adalah Unit 37 Koperasi Persatuan Pedagang Kaki Lima Yogyakarta (KPPKLY) yang melontarkan ide membentuk SIBER.KOM.

Saat beraksi, para pegiat SIBER.KOM membawa peralatan bersih-bersih. Mulai kentongan, sapu dan peralatan lain yang dibutuhkan di lapangan.

“Kemunculan SIBER.KOM sebagai  bentuk keseriusan para pedagang menjaga lingkungan dan membangun kesadaran hidup bersih dan sehat,” kata Presidium Paguyuban Kawasan Malioboro (PPKM) Sujarwo.

Pelaksanaan ronda dilakukan secara bergilir sesuai jadwal piket.  Jumlah personilnya juga berbeda beda. Sasaran aksi bersih-bersih di sekitar lapak jualan. Mulai saluran pembuangan air hujan, jalur pejalan kaki, tempat pembuangan sampah.

Tak hanya melakukan bersih bersih secara kontinyu. Para petugas ronda juga memantau sekaligus mengajak para wisatawan bisa mnejaga kebersihan Malioboro. “Minimal bisa membuang sampah di tempat semestinya,” kata Yani.

Karena masih ditemui wisatawan yang membuang sampah sembarangan. Terbentuknya SIBER.KOM memberi manfaat. Kini, para pedagang semakin berkomitmen menjaga Malioboro tetap bersih. Supri, pedagang kaki lima yang membuka lapak di sayap timur sangat mendukung terbentuknya SIBER.KOM.

“Ini program bagus untuk menjaga Malioboro tetap bersih,” kata Supri.

Kini, para pedagang tak hanya setiap Selasa Wage membersihkan Malioboro. Membebaskan Malioboro dari sampah terus dioptimalkan. Terbukti, para pedagang juga melakukan aksi bersih secara massal setiap Jumat pukul 15.00 – 17.00.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA