oleh

Wawali Ajak Santri Ikut Atasi Pandemi COVID-19

BERITA649.com – Ini pandangan Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi tentang jihad. Kata Heroe, jika jihad santri dulu adalah melawan penjajahan, kini  jihad santri adalah ikut menyelesaikan kasus pandemi COVID-19.

“Jihad itu perlu dilakukan agar semua bisa melindungi dan menyelamatkan diri, keluarga dan seluruh umat,” kata Wawali pada pembukaan Hari Santri Nasional (HSN) 2020 di Gedung DPD RI (19/10/2020).

Acara ini dihadiri Ketua PCNU Kota Yogya, Yazid Efendi, dan Wakil Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama DIY, Fahmi Akbar Idris.

Wawali meminta para santri responsif terhadap adaptasi kebiasaan baru. Para santri harus bisa menyadari kebiasaan baru itu positif. Kebiasan baru bisa menjadi alternatif bersama-sama merespon kondisi.

BACA JUGA: Mas Ubay, Menantu Sultan HB X yang Hobi Bulutangkis

“Kita harus terus bergerak dan berkarya, sebagaimana tema ulang tahun Kota Yogyakarta: Tan Mingkuh Tumapak Ing Jaman Anyar,” ujar Heroe.

PCNU bersama Pemkot Yogyakarta perlu  terus menjaga dan melestarikan budaya khas Yogyakarta. Yogyakarta hidup dari budaya. Orang datang ke Yogyakarta karena nilai-nilai budaya.

“Menjaga dan melestarikan kebudayaan adalah kekuatan kita di masa depan,” tandas Wawali.

Ketua PCNU Kota Yogyakarta, Yazid Efendi mengatakan  peringatan HSN  tak lain untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan para santri memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

BACA JUGA: Staf Positif COVID-19, Kantor Kelurahan Notoprajan Ditutup 14 Hari

HSN tahun ini mengusung tema: Santri Membumi: Nggandeng, Nggendong, Nggendung. Tema ini diselaraskan dengan visi  program Gandeng Gendong.

Hanya peringatan HSN tahun ini berbeda. Pelaksanaan menyesuaikan kondisi pandemi COVID-19. Harus ketat dengan protokol kesehatan.

Agenda HPN  banyak diisi dengan kegiatan semaan Alquran, webinar, dan pertunjukan seni budaya. (aza/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA