oleh

Warung Makan Berumur Setengah Abad yang Digandrungi Ribuan Pelanggan

YOGYAKARTA – Siapa tak kenal dengan warung makan satu ini? Berbagai racikan masakan di warung ini betul-betul memanjakan lidah para pelanggan.

Ya, namanya warung makan “Bu Wignyo”.  Lokasinya di tempat pemukiman padat penduduk. Yakni,  kampung Demangan GK I/221 Kecamatan Gondokusuman.

Warung ini hampir berusia  setengah abad. Dibuka sekitar tahun 1980. Warung ini berada di tengah kampung.

Susah untuk parkir kendaraan. Apalagi pembeli yang membawa mobil.

BACA JUGA: Tanpa Dukungan Presiden dan Parlemen, Pemberantasan Korupsi Tak Efektif

BU WIGNYO: Legenda juru masak. (ninik/berita649.com)

Namun, kelezatan masakan khas Jawa di warung mengundang orang-orang terus berdatangan.

Mereka  ingin mencicipi hasil “tangan dingin” Bu Wignyo membuat masakan yang penuh selera.

Setidaknya pelanggan Bu Wignyo sejak tahun 1980 hingga sekarang mencapai ribuan orang. Mereka adalah pelanggan yang pernah kuliah di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta.

Terutama perguruan tinggi yang berdekatan dengan wilayah Demangan. Selain menjadi langganan pelajar dan mahasiswa, warung “Bu Wignyo” juga disukai para pegawai.

Itulah sebabnya, makanan yang disuguhkan di warung selalu habis. Dagangan ludes hanya membutuhkan waktu sekitar 5 lima jam.

“Alhamdulillah. Sampai sekarang masih menjadi favorit bagi mahasiswa dan pegawai,” kata Upik, anak Bu Wignyo.

BACA JUGA: KPH Yudanegara Mendadak Datangi Kulon Progo, Ada Apa?

TERKENAL: Warung Bu Wignyo. (ninik/berita649.com)

Warung ini menyediakan masakan seperti sayur sop, sayur lodeh, empal goreng, jeroan goreng, ayam goreng, tahu, tempe dan bakwan.

Masakan yang banyak disukai adalah sayur asam. Satu lagi, sambal bikinan Bu Wignyo yang bikin kangen pelanggan.

Banyaknya pelanggan warung ini bukan hanya karena masakan yang enak.

Warung ini juga dikenal murah. Bu Wignyo dan anak-anaknya juga selalu ramah saat melayani pembeli.

Kini, Bu Wignyo tak seperti dulu. Perempuan yang suka bercanda ini telah berusia 89 tahun.

Pada usianya yang telah renta, kelihaian memasak tak pernah hilang. Rasa masakan Bu Wignyo tetap tak berubah.

Masakannya selalu dirindu para pelanggan yang kini telah menyebar di berbagai kota di Indonesia. (aza/asa)   

 

 

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA