oleh

Voume Kubah Tengah Gunung Merapi 1,7 Juta Meter Kubik

SLEMAN – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merilis laporan aktivitas Gunung Merapi tanggal 30 April hingga 6 Mei 2021.

Hasil analisis foto menunjukkan volume kubah Gunung Merapi  di sektor barat daya sebesar 1.100.000 meter kubik. Laju pertumbuhan diperkirakan mencapai 17.000 meter kubik per hari.

Sedangkan volume kubah tengah sebesar 1.700.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 14.000 meter kubik per hari.

BACA JUGA: Takbir Keliling Ditiadakan, Shalat Ied Disarankan di Kampung

Deformasi Gunung Merapi  yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 0,6 cm per hari.

Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu. Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih tinggi berupa aktivitas erupsi efusif.

Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”. Awan panas guguran terpantau terjadi sebanyak 12 kali. Jarak luncur teramati sejauh 2.000 meter ke arah barat daya.

Terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 61 mm dan durasi 146 detik.  Sedangkan guguran lava teramati sebanyak 74 kali.

Jarak luncur maksimal 2.000 meter ke arah barat daya dan 2 kali ke arah tenggara dengan jarak luncur 600 meter.

BACA JUGA: Enaknya Transaksi Pakai PermataMobileX

BPPTKG menyatakan tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Merapi.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan – barat daya. Meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km.

Sektor tenggara berada di sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. (aza/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA