oleh

Uji Kalibrasi GeNose, UGM Tes 600 Pasien

SLEMAN – Mendeteksi warga tertular covid-19 atau tidak, kini bisa menggunakan cara lain dengan GeNose.

GeNose adalah peralatan deteksi virus karya sejumlah pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka adalah  Dr Eng Kuwat Triyana MSi, Dr Ahmad Kusumaatmaja, dr Dian Kesumapramudya Nurputra PhD, dan Mohamad Saifudin Hakim PhD.

Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 UGM,  Prof Ali Ghufron PhD mengatakan GeNose adalah temuan  dan kreasi alat kesehatan spektakuler.

“Ini inovasi cukup bagus,” kata  Ghufron.

BACA JUGA : Sikapi Penularan Covid-19, PWM DIY Keluarkan Maklumat

Alat ini telah melalui proses uji kalibrasi menggunakan 600 sampel pasien di RS Bhayangkara dan RS Lapangan Khusus Covid Bambanglipuro, Kabupaten Bantul.

GeNose mendeteksi penularan virus Corona hanya menggunakan metode hentakan nafas.

Apabila deteksi virus dengan satu tarikan nafas ini lolos uji profiling dan mendapat legalitas, GeNose menjadi peralatan ke tiga di dunia yang memiliki kapasitas mendeteksi virus tanpa sampel air liur.

GeNose bukan perlatan kesehatan  baru. Amerika dan Israel telah mengembangkan alat serupa.  GeNose merupakan temuan ke-tiga di dunia yang mengembangkan alat deteksi virus dalam satu helaan nafas. (#)

penulis: mukhijab  | editor: asa

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA