oleh

UGM Periksa 30.815 Sampel Suspek COVID-19

BERITA649.COM – Pandemi COVID-19 telah mempercepat perubahan pada semua lini kehidupan, termasuk dunia pendidikan tinggi. Perubahan tidak perlu ditolak, tetapi justru dimanfaatkan untuk berinovasi dan membangun sumber daya manusia yang unggul.

“Tantangan penyelenggaraan pendidikan pada masa pandemi adalah pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan kampus, sekitar kampus, dan tempat mahasiswa tinggal,” kata Rektor UGM, Prof Panut Mulyono saat menyampaikan pidato pada puncak peringatan Dies Natalis ke-71 UGM (19/12/2020).

Tema yang diusung pada dies natalis kali ini adalah Kepemimpinan dan Pengabdian UGM di Masa Pandemi COVID-19. Itulah sebabnya, UGM membentuk Tim Satgas COVID-19 untuk merespons pencegahan penularan virus corona.

BACA JUGA: Tekan Penularan COVID-19 pada Nataru, Kemkes Bentuk Tim Monitoring

UGM juga melakukan layanan screening COVID-19. Hingga 11 Desember 2020,  UGM telah melakukan pemeriksaan laboratorium sebanyak 30.815 sampel. Meliputi 4.135 sampel positif, dan 26.500 sampel negatif.

Pandemi COVID-19 juga mendorong UGM melakukan perubahan pada berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mitigasi bencana pandemi COVID19 menjadi tema kegiatan pengabdian masyarakat.

Selain itu, Tim Disaster Response Unit (DERU) UGM telah mendistribusikan obat-obatan, 146 ribu perlengkapan kesehatan, 2.500 liter handzanitiser serta melakukan penyemprotan disinfektan di 497 lembaga rumah sakit, faskes pratama, dan 22 provinsi.

Pada bidang ilmiah UGM  juga telah memfasilitasi 108 judul penelitian terkait penanganan dan mitigasi pandemi COVID-19.

Sementara membantu  mahasiswa dengan keterbatasan finansial, UGM menyediakan beasiswa  kepada 13.737 mahasiswa.

Selanjutnya, peneliti UGM terlibat dalam pengembangan vaksin Merah Putih bagi masyarakat Indonesia. Juga memproduksi sampling kit untuk swab dan virus transport media, bilik swab, ventilator untuk pasien dengan ARDS, serta deteksi cepat virus COVID-19 bernama GeNose. (mkb/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA