oleh

Transaksi Non Tunai Minimalisir Penularan COVID-19

BERITA649.COM – Walikota Haryadi Suyuti  menemukan masih ada beberapa bagian yang harus disempurnakan pada pembangunan Pasar Prawirotaman.

“Sebelum diresmikan semua harus sudah rapi,  bersih dan siap digunakan,” kata Walikota di sela-sela mengunjungi Pasar Prawirotaman, hari ini (10/11/2020)

Haryadi sengaja datang melihat lebih dekat  lagi kondisi pasar menjelang  peresmian.

Rencananya, pasar yang berada di Jalan Parangtritis ini akan diresmikan 4 Desember mendatang.

Walikota menegaskan para pedagang yang sebelumnya telah berjualan di pasar  dipastikan mendapat tempat.

BACA JUGA: 50 Warga DIY Terima Sertifikat Tanah

“Calon pengisi harus mengikuti prosedur sesuai aturan. Kalau ada yang baru, mimimal tahun depan baru bisa masuk. Karena mereka harus memenuhi ketentuan,” kata Walikota memberi alasan.

Di pasar ini, Pemkot Yogyakarta  akan  menggenjot program digitalisasi. Setiap transaksi di pasar harus sudah digital atau non tunai.

Langkah tersebut untuk meminimalisir penggunaan uang tunai untuk jual beli. Kata Haryadi, penggunaan uang non tunai  juga dapat meminimalisir penularan COVID-19.

Setiap pedagang harus diedukasi  supaya bisa transaksi digital. Selain itu,  aktivitas jual beli di pasar tradisional harus mengedepankan perilaku sehat sesuai  protokol kesehatan.

“Pembeli tak perlu membawa uang tunai. Tapi pakai e-wallet, atau e-money. Itu harus bisa dibiasakan di sini,” pinta Walikota.

Walikota meminta  Dinas Perdagangan memasang  jaringan WiFi gratis seluruh kawasan Pasar Prawirotaman.  WiFi harus merata.  Jangan sampai ada bagian atau los yang kesulitan mengakases sinyal.

Pasar Prawirotaman  dibangun empat lain. Dilengkapi travelator dan  lift. (nik/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA