oleh

Terus Berproses, Sampaikan Pesan Ketentraman Lewat Lukisan

MELUKIS: Godod Sutejo sedang beraksi. (dok. pribadi)

BULAN Januari tahun ini menjadi hari istimewa bagi seniman Godod Sutejo. Tanggal 12 Januari lalu, seniman gaek sekaligus kolektor barang-barang antik ini genap berusia 67 tahun. Ia kelahiran Wonogiri 12 januari 1953. Di usianya yang tak lagi muda, seniman lukis yang tinggal di kampung Suryodiningratan MJ II/641 Yogyakarta ini tetap saja enerjik. Tak pernah berhenti berproses menjalani hidupnya yang tak jauh dari estetika.

“Alhamdulillah. Diparingi sehat bagas waras,” kata Godod kepada Berita649.Com saat menghadiri acara ulang tahun GBPH H Yudaningrat di nDalem Yudanegaran, Jumat malam (17/1/2020).

Di kalangan seniman, Godod adalah sosok bersahaja. Sosok menyenangkan bagi siapa saja. Salah satu sahabat yang sampai sekarang intens berkawan adalah kerabat Keraton Yogyakarta, GBPH H Yudaningrat.

“Mas Godod adalah seniman yang menyenangkan,” kata Yudaningrat.

MESRA: Bersama isteri tercinta. (istimewa)

Godod adalah seniman yang masih produktif. Tangan dinginnya telah menggoreskan ratusan lukisan yang  telah pindah di dinding rumah para pecinta lukisan. Lukisan yang menggambarkan tentang kehidupan yang menentramkan. Semasa muda, Godod telah melanglang buana.  Ia salah satu pengagas lahirnya event Beber Seni Yogyakarta. Pernah menjadi ketua Koperasi Seniman Ancol Jakarta pada tahun 80an.

Godod juga rajin menggelar pameran lukisan di berbagai kota di Indonesia. Seniman yang rambutnya selalu dikucir ini juga pernah pameran di Australia dan Perancis.   Begitulah  Godod. Melalui goresan cat minyak di kanvas, ia ingin menyampaikan pesan kedamaian dan ketentraman hidup.

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA