oleh

Terinfeksi, Perokok Susah Perangi Virus Corona

BERITA649.COM – Spesialis Penyakit Jantung, dr Vito Anggarino Damay mengatakan COVID-19 adalah penyakit yang menyerang paru-paru. Sementara merokok merusak fungsi paru-paru dan menurunkan kekebalan tubuh.

Perokok yang terinfeksi COVID-19 lebih susah memerangi virus corona. Bukti yang ada menunjukkan perokok memiliki tingkat kematian dan keparahan yang lebih tinggi dibanding pasien COVID-19 yang bukan perokok.

Spesialis Penyakit Jantung, dr Vito Anggarino Damay mengatakan  penyakit jantung tidak perlu vaksin khusus.

BACA JUGA: Guguran Sejauh 3000 Meter ke Arah Barat

Penyakit ini bisa dicegah dengan menjaga pola hidup yang sehat. Risiko terkena penyakit jantung koroner atau serangan jantung bisa dihindari hingga 80 persen.

“Kuncinya harus tetap bergerak. Saat bergerak, imunitas bisa meningkat,” kata Vito dalam dialog di Satgas Penanganan COVID-19 (9/11/2020).

Vito menjelaskan, imunitas  terdiri dari sel-sel kekebalan tubuh. Kondisi  sel  lebih bagus saat sirkulasi darah lancar.

Sirkulasi darah menjadi lancar  saat  bergerak.  Aktivitas pompa jantung juga lebih baik.  Artinya, semua orang sebenarnya  bisa menjaga tubuh  kuat menghadapi penyakit. Termasuk risiko penyakit jantung sekaligus.

Saat bekerja dari rumah, Vito menyarankan masyarakat menyisakan waktu selama 30 menit. Untuk apa?

Digunakan untuk berdiri. Atau berjalan-jalan setelah duduk berlama-lama di depan layar komputer. Bisa juga olahraga bersama  keluarga sambil tetap menjaga jarak aman di rumah. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA