oleh

Tempat Wisata di Yogyakarta Sudah Bisa Dikunjungi, Ini Syarat yang Wajib Dipenuhi

YOGYAKARTA – Kabar gembira bagi wisatawan. Tempat wisata di Kota Yogyakarta sudah terbuka untuk dikunjungi.

Hanya, ada syaratnya. Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyebutkan syarat tersebut berupa hasil rapid test dan surat keterangan sehat (SKS).

Wisatawan yang datang ke Yogyakarta wajib membawa SKS.  Terutama wisatawan yang berasal dari zona merah dan hitam penyebaran covid-19.

BACA JUGA : Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Tanggapi Suara Keras di Gunung Merapi

“Wajib membawa hasil rapid test dan surat keterangan sehat. Sementara wisatawan dari zona kuning dan hijau cukup membawa surat keterangan sehat,” terang Heroe Poerwadi (16/7/2020).s

Sedangkan wisatawan dari luar negeri diwajibkan melakukan test Polymerase Chain Reaction (PCR).

Ketentuan tersebut sesuai peraturan Gubernur DIY.

BACA JUGA : Cek Distribusi Doktrin, Tim Aswas Kunjungi Kodim 0732/Sleman

WISATA KULINER: Pasar Ngasem. (asa)

Jika wisatawan domestik tidak membawa surat keterangan sehat,  tidak diperbolehkan turun dari bis atau kendaraan yang  ditumpangi.

Pimpinan rombongan harus menunjukkan surat keterangan sehat wisatawan kepada petugas. Tour leader harus melaporkan data diri setiap rombongan.

Mulai nama, tempat tanggal lahir, serta nomer ponsel. Bila tidak bisa menunjukkan, wisatawan dilarang ke Kota Yogyakarta.

BACA JUGA : Pandemi Virus Corona, Pemkot Yogyakarta Lakukan Refocusing Anggaran

“Tidak boleh turun dari kendaraan. Akan kami persilakan kembali ke daerah asal keberangkatan,” kata Heroe.

Tak hanya itu. Pemkot Yogyakarta meminta setiap tempat parkir menyediakan tempat cuci tangan. Membuat arus masuk pengunjung yang berbeda dengan jalur keluar.

Wawali mengatakan,  selama Juli 2020 masih dalam tahap percobaan penerapan terbatas. Pemkot Yogyakarta masih fokus  pada penguatan protokol covid-19 di ruang publik.

Seperti, tempat wisata, tempat parkir, dan pasar. (#)

reporter: asa | editor: sauki adham

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA