oleh

Tanpa Dukungan Presiden dan Parlemen, Pemberantasan Korupsi Tak Efektif

YOGYAKARTA – Pemberantasan korupsi tidak efektif tanpa dukungan presiden dan parlemen. Presiden harus terus berkomitmen memberantas korupsi di Indonesia.

Dalam sistem presidensil, presiden tidak bisa jatuh dan dijatuhkan. Sehingga presiden seharusnya bisa tegas menempatkan diri bersama rakyat untuk menguatkan KPK dalam agenda pemberantasan korupsi.

Forum Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) DIY mengajak masyarakat terus bersemangat melanjutkan agenda pemberantasan korupsi.

BACA JUGA: KPH Yudanegara Mendadak Datangi Kulon Progo, Ada Apa?

“KPK harus diawasi supaya jangan menjadi alat kekuasaan yang digunakan untuk menggebug pihak lawan dengan dalih pemberantasan korupsi,” kata Ketua FOKAL IMM DIY, M Saleh Tjan dalam siaran pers kepada BERITA649.COM, malam ini (9/6/2021).

Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LHKP PWM) DIY, Suwandi Danu Subroto mengatakan, agenda pemberantasan korupsi adalah salah satu cita-cita kolektif bangsa Indonesia.

Korupsi adalah tindak pidana yang luar biasa, sehingga salah satu agenda reformasi adalah akselerasi pemberantasan korupsi.

“Yakni melalui Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai extra-ordinary intitution,” kata Suwandi. (aza/asa)

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA