oleh

Takjil Hari Pertama Disuguhi Nasi Gulai Kambing, Disiapkan 1.000 Bungkus per Hari

YOGYAKARTA – Animo warga Yogyakarta takjil (buka bersama, red) di Masjid Gedhe Kauman pada bulan ramadan tahun ini luar biasa. Mereka telah berdatangan sejak sore hari.

Namun, karena Takmir Masjid Gedhe masih meniadakan bukber, warga yang hendak menikmati buka puasa hanya bisa pasrah.

“Mohon maaf. Tidak ada takjilan,” terang seorang petugas kepada warga yang berniat bukber sekaligus shalat maghrib di Masjid Gedhe Kauman.

Namun, bagi umat umat Islam yang ingin menikmati menu takjil, takmir masjid tetap menyediakan.  Hanya, takjilan dibawa pulang.

BACA JUGA: Soal Ketersediaan Pangan, Pemkot Yogyakarta Tanggung Jawab

PIKET: Melayani warga yang hendak takjil. (aza/berita649.com)

Pada ramadan kali ini, Takmir Masjid Gedhe Kauman menyediakan sebanyak 1 ribu bungkus per hari.

Dari jumlah itu,  sebanyak 800 bungkus dibagikan untuk warga Kauman. Sedangkan 200 bungkus untuk warga dari luar Kauman.

Menu yang disiapkan juga berbeda-beda. Mulai ramesan, sop, nasi ayam, gudeg sampai gulai kambing.

Pada hari pertama bukber, disediakan menu gulai kambing.

BACA JUGA: Tak Perlu Timbun Sembako, Stok di Kota Yogyakarta Aman

“Menu gulai kambing disiapkan pada sepuluh hari yang berbeda,” kata seorang petugas yang piket di sekretariat takmir.

Selain gulai kambing, juga ada menu nasi gudeng Wijilan. Menu ini disiapkan setiap hari Jumat.

Takjil untuk warga dibagikan sekitar pukul 16.00. Selanjutnya, takjil bagi warga di luar kampung Kauman disiapkan di depan sekretariat taikmir yang berada di utara masjid.

Bagi warga luar kampung Kauman yang ingin takjil cukup mendatangi sekretariat Takmir Masjid Gedhe Kauman. petugas sudah berjaga sejak pukul 16.00 – saatnya berbuka puasa. (aza/asa) 

>>> ASA

Avatar
Editor yang hobi menulis, main musik dan adventure

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA