oleh

Tak Lengkap ke Magetan Nggak Bawa Pulang Getuk Pisang

YOGYAKARTA – Bila sedang ke Sarangan, Jawa Timur, sempatkan mampir di Jalan Imam Bonjol 128 Kauman, Magetan. Di tempat ini ada kuliner khas Magetan. Namanya getuk pisang.

Panganan khas berasa manis ini telah eksis sejak tahun 1962. Kali pertama yang mengenalkan getuk pisang adalah Mbah Sumo. Setelah Mbah Sumo meninggal dunia, usaha ini diteruskan anak-anaknya.

“Alhamdulillah. Kami senang karena getuk pisang menjadi panganan khas Magetan,” kata Wahyu Puji Astuti yang akrab disapa Tutik.

Tutik meneruskan usaha membuat getuk pisang bersama Gogot, suaminya. Gogot adalah anak dari mbah Sumo.

BACA JUGA : Dicurigai Tertular Covid-19, Pria Ini Ditakuti Warga

Getuk pisang dibuat dari olahan pisang. Pisang direbus hingga masak. Selanjutnya ditumbuk hingga lembut. Lalu, diolah dengan resep  yang diturunkan Mbah Sumo. Getuk yang berupa lembaran besar kemudian dipotong.

Getuk pisang siap disuguhkan dengan campuran kelapa muda. Selain getuk pisang, juga ada varian lain. Yakni, getuk  yang berbahan dari ketela pohon. Ada juga lupis yang dibuat dari ketan. Lupis juga banyak disukai karena perpaduan rasa gurih dan manis.

Bila anda menikmati getuk dan lupis di warung, ada minuman dawet yang bisa menjadi teman pereda haus. Menuju lokasi ini mudah. Dari arah Sarangan, turun hingga kota Magetan. Jaraknya sekitar 15 kilometer.

Buka aplikasi maps. Cari lokasi jalan Imam Bonjol Kauman. Nanti  maps akan mengarahkan Anda menuju warung yang pertama kali mengenalkan getuk pisang. (nik/asa)

 

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA