oleh

Sultan Minta Masyarakat Batasi Aktifitas

YOGYAKARTA – Gubernur Sultan Hamengku Buwono X bersikukuh belum menerapkan DIY berstatus Kondisi Luar Biasa (KLB) COVID-19. Namun, Sultan meminta masyarakat membatasi aktifitas.

RAKOR: Gubernur Sultan HB X. (humasdiy)

Masyarakat bisa mengurangi aktifitas yang masih bisa ditunda. Sultan menyebut aktifitas kelembagaan, perorangan atau kelompok. Harapannya langkah ini dapat menghindari berkumpulnya kelompok masyarakat.

Masyarakat harus membangun kesadaran bersama secara aktif. Jangan hanya jadi obyek menjaga kesehatan.

“Jikapun terpaksa harus berkumpul, tolong bisa memastikan semua warga yang berkumpul dalam kondisi sehat,” pinta Sultan pada Rapat Koordinasi Penanggulangan COVID-19 di Gedhong Pracimasono (16/3/2020).

Rakor dihadiri Wagub KGPAA Paku Alam X, Kapolda DIY, Danrem 072 Pamungkas, Kepala BINDA, dan Ketua DPRD DIY. Rakor untuk penanganan COVID-19 di DIY semakin terarah dan efektif.

Sultan juga meminta masyarakat aktif memerangi penyebaran virus Corona. Outputnya, masyarakat yang sakit bisa sehat, sementara yang sehat tidak sakit.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA