oleh

Suami Sakit, Anaknya Gangguan Jiwa, Menantu Difabel

GUNUNGKIDUL – Relawan Rumah Yatim Yogyakarta mengunjungi  warga Gunungkidul. Namanya Sutiyem.

Wanita berusia 63 tahun ini sedang berjuang menafkahi keluarganya.

Ia harus  bekerja keras. Sutiyem menjadi satu-satunya harapan bagi keluarga.

Pasalnya, suaminya  sudah tua.  Stamina tak lagi kuat  karena sakit-sakitan.

BACA JUGA : Tempat Wisata di Yogyakarta Sudah Bisa Dikunjungi, Ini Syarat yang Wajib Dipenuhi

Jangankan untuk bekerja, untuk beraktivitas saja sulit.  Apalagi  anak semata wayangnya  menderita gangguan jiwa.

Setiap hari Sutiyem ke ladang untuk bercocok tanam.

Inilah pekerjaan Sutiyem agar  mendapatkan uang dari tanaman yang dijual.

BACA JUGA : Pandemi Virus Corona, Pemkot Yogyakarta Lakukan Refocusing Anggaran

Anak Sutiyem sudah menikah. Telah beristri. Dikarunai dua  anak.

Tapi istrinya difabel.  Hanya bekerja sebisanya.

Sutiyem juga menafkahi dua cucunya yang masih sekolah.

BACA JUGA : Soto Pites Mbah Galak, Soto Legenda Pasar Beringharjo

Penghasilan yang tak seberapa membuat Sutiyem meminjam uang kepada tetangga.

“Sekarang utangnya sampai Rp 3 juta,” imbuh Relawan Rumah Yatim, Sigit.

BACA JUGA : Cek Distribusi Doktrin, Tim Aswas Kunjungi Kodim 0732/Sleman

Rumah Yatim Yogyakarta menyambangi kediaman Sutiyem di Dusun Ngande-ande RT 02 RW 12, Desa Purwodadi, Kec. Tepus, Kabupaten Gunungkidul.

Rumah Yatim memberi bantuan Gharimin yang bisa digunakan untuk melunasi utang.

Rumah Yatim juga memberi bantuan perlengkapan sekolah bagi kedua cucunya. (#)

reporter: asa | editor: sauki adham

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA