oleh

SMK 6 Yogyakarta Ditetapkan jadi BLUD

YOGYAKARTA – SMK 6 Yogyakarta menjadi sekolah pertama di DIY yang ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Penetapan SMK 6 Yogyakarta  sebagai BLUD  berdasarkan SK Gubernur DIY.

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji berharap ide BLUD direspon SMK lain. Karena  pengelolaan BLUD tidak  susah.

“Justru lebih mudah. Begitu berubah jadi BLUD, pelayanan akan lebih mudah,” kata Sekda usai menyerahkan SK Gubernur di kampus SMK 6 Yogyakarta (16/9/2020).

Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Didik Wardaya, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset DIY, Bambang Wisnu Handoyo.

BACA JUGA : DIY Tuan Rumah Pacuan Kuda, Peserta Wajib Swab

Aji mengatakan BLUD sekolah diprioritaskan  memberi layanan prima kepada siswa. Layanan harus jauh lebih baik dari pada sebelumnya.

“BLUD beda dengan BUMD yang punya target pendapatan asli daerah,” terang Aji.

BLUD juga mendorong optimalisasi pendapatan. Tapi dikembalikan dalam bentuk  layanan kepada masyarakat.

Setelah menjadi BLUD, peran sekolah menjadi lebih besar.  Karena bisa merencanakan dan mengelola pendapatan. Tidak perlu membebani sekolah  bila ingin menambah fasilitas. Tapi memaksimalkan aset untuk meningkatkan pelayanan

BACA JUGA : Pebisnis, Pegiat Kesehatan dan Konsultan Kehidupan

“Saya ingin memotivasi SMK lain untuk mengajukan diri sebagai BLUD. Semoga semakin banyak sekolah BLUD di DIY,” ujarnya.

Kepala SMK 6 Yogyakarta, Wiwik Indriani mengungkapkan penyerahan SK Gubernur tidak lepas dari usaha tim dan para pembina. Ia berharap bisa menginspirasi sekolah lain  meningkatkan kualitas layanan SMK melalui BLUD.

Sebagai sekolah center of excellence di bidang pariwisata, SMK 6 Yogyakarta mendorong lulusan mampu menunjang kemampuan wilayah DIY.

“Kami ingin lebih banyak mencetak calon wirausaha yang mandiri,” katanya. (#)

penulis: asa | editor: sauki adham

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA