oleh

Simulasi Pemberian Vaksin COVID-19

BERITA649.com – RS J Leimena, Ambon, Maluku menyelenggarakan simulasi pemberian vaksin COVID-19.  Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kemenkes, dr Andi Saguni MA mengatakan simulasi vaksin harus teratur dan pasti.

Mulai  orang masuk hingga keluar ruangan, termasuk kondisi gedung dan kemampuan SDM.  Lalu, pengaturan menjaga jarak, memakai masker dan cuci tangan pakai sabun.

Simulasi pemberian vaksin COVID-19 terdiri 5 tahap. Yakni pendaftaran, skrining, pemberian vaksin, konsultasi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI), dan menunggu selama 30 menit sambil dipantau  tenaga kesehatan.

BACA JUGA: Longsor, Rumah di Kokap Rata dengan Tanah

“Saat skrining, calon penerima vaksin didata identitasnya,” kata Dokter Andi seperti dilansir sehatnegeriku.kemkes.go.id, hari ini (27/10/2020).

Selanjutnya, warga menuju ruang tindakan untuk diberi vaksin. Vaksin diberikan 2 kali. Hari pertama pemberian vaksin, berikutnya pada hari ke-14.

Penerima vaksin diharuskan menunggu hingga 30 menit sambil dipantau  tenaga kesehatan. Bila terjadi gejala langsung ditangani.

Jika terjadi gejala setiba di rumah atau beberapa hari setelah vaksin, segera periksa diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. (ad/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA