oleh

Sepi, Tak Ada Pemasukan

YOGYAKARTA – Pasar Beringharjo semakin sepi sejak merebak penyebaran virus Corona di Kota Yogyakarta. Sepi ini bermula ketika jumlah pengunjung dari hari ke hari terus mengalami penurunan. Sebenarnya, masih ada pedagang yang bertahan membuka kios.

TUTUP: Tak ada pembeli. (nanik/berita649.com)

Namun, karena sepi pengunjung, ditambah tidak ada pembeli. pemilik los memilih meliburkan diri. Penuturan Nur, misalnya. Pedagang pakaian batik yang tinggal di Sewon Bantul ini mengatakan pendapatan menurun drastis.

“Bahkan, sering tidak ada pemasukan karena tidak ada pembeli,” kata Nur kepada Berita649.Com.

Sementara masyarakat juga enggan belanja ke pasar tradisional. Terutama barang-barang bukan kebutuhan pokok, seperti pakaian, perhiasan, barang-barang kerajinan dan lain-lain. Tapi, untuk sembilan kebutuhan pokok masih dipenuhi pengunjung.

“Tapi, keramaian hanya pada pagi hari. Siang hari sepi,” terang Aris, pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta.

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA