oleh

Sejumlah Sivitas UGM Diisolasi

BERITA649.COM – Ketua Satgas COVID-19 UGM, Dr dr Rustamadji MKes menegaskan seluruh pimpinan universitas dalam kondisi sehat. Situasi kasus infeksi COVID-19 di UGM masih terkendali.

“Hal ini didukung dengan proses tracing, testing, dan treatment yang telah dijalankan untuk memutus rantai penularan COVID-19,” terang Rustamadji (4/12/2020).

Evaluasi dan pembenahan sistem juga terus dilakukan. Misalnya terkait  sistem deteksi, pelaporan, dan penanganan dugaan kasus COVID-19.

Rustamadji mendorong seluruh pihak terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat  di lingkungan kampus maupun di lingkungan tempat tinggal.

Meskipun demikian, beberapa sivitas UGM yang terpapar COVID-19 sedang diobservasi dan diisolasi  hingga hasil swab lanjutan telah menunjukkan hasil negatif.

BACA JUGA: Kematian Dokter Naik 300 Persen

“Beberapa terpapar sedang diisolasi dan akan dilakukan swab ulang. Beberapa staf juga sudah sembuh,” kata Sekretaris Rektor UGM, Drs Gugup Kismono MBA PhD.

Gugup mengatakan, UGM memiliki sarana isolasi dan rumah singgah yang memadai untuk menampung dan menangani sivitas UGM yang terpapar COVID-19.

Saat ini sejumlah kamar isolasi ditempati sivitas UGM yang terpapar COVID-19. Namun jumlahnya tidak terlalu banyak, sehingga banyak kamar isolasi yang tersedia tidak terisi.

UGM memiliki 8 unit asrama dengan kapasitas 2.617 bed. Dari jumlah itu, hanya  asrama Darmaputra yang digunakan untuk isolasi mandiri bagi internal UGM. Tersedia 43 kamar dengan 86 bed.

“Saat ini hanya terisi 20 kamar atau 20 bed,” kata Gugup.

Seperti dilansir ugm.ac.id, akses masuk dan keluar kampus diatur dengan memperhatikan protokol kesehatan dan perkembangan situasi.

Perkuliahan masih dilakukan secara daring meski beberapa kegiatan luring diperbolehkan. Tapi, hanya untuk penyelesaian studi dan pencapaian kompetensi pada bidang ilmu tertentu. (mkb/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA