oleh

Sejauh Ini Tidak Ada Indikasi Menghambat Uji Klinis Vaksin

BERITA649.com – Uji klinis ketiga kandidat vaksin tahap tiga yang dilakukan di Bandung belum selesai. Sejauh ini tidak ada indikasi yang menghambat uji klinis.

PT Bio Farma optimistis proses pembuatan vaksin berjalan sesuai jadwal.

Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir, mengatakan uji klinis  Sinovac  dilakukan secara global. Tidak hanya di Indonesia. Tetapi juga di Brazil, Turki, Chili dan Bangladesh.

“Kami  harapkan dalam enam bulan ini akan segera menunjukkan hasil,” kata Basyir  pada Dialog Produktif  “Perkembangan Terkini Uji Klinis Vaksin COVID-19” di Media Center Komite Penanganan COVID-19  (21/10/2020).

BACA JUGA: SD Muhammadiyah Notoprajan Bisnis POM Mini

Uji klinis di Indonesia melibatkan 1.620 relawan. Mereka sudah mendapatkan suntikan pertama. Sementara suntikan kedua sudah dilakukan terhadap 1.074 relawan. Sebanyak 671 relawan  sudah diambil sampel darah.

“Belum ada laporan yang menunjukkan indikasi menghambat proses pembuatan vaksin. Kami optimistis selesai dan dapat segera digunakan,” katanya.

Uji klinis tahap satu untuk menguji tingkat keamanan vaksin. Uji klinis tahap dua untuk  melihat kemampuan vaksin. Uji klinis tiga sebenarnya untuk rekonfirmasi terhadap uji klinis satu dan dua.

BACA JUGA: Mas Ubay, Menantu Sultan HB X yang Hobi Bulutangkis

Kemampuan PT Bio Farma sudah teruji dalam urusan vaksin. PT Bio Farma,  BUMN juga dipercaya Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) sebagai perusahaan farmasi yang kompeten  dalam pengembangan vaksin COVID-19.

Vaksin produksi Bio Farma telah digunakan di 150 negara.  Telah dipercaya berbagai organisasi dunia dalam pengembangan vaksin. Antara lain World Health Organization (WHO), dan negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA