oleh

Sedang Susah Cari Uang, Pengendara Ojol Kena Order Fiktif

YOGYAKARTA – Wajah pengendara ojek online (ojol) bernama Yatin, 61 tahun, tampak lesu. Terlihat tidak semangat setelah pesanan makanan dari orang tak dikenal dibawa pulang ke rumah.

“Saya cari lewat petunjuk arah yang diberikan, tidak ketemu,” kata Yatin dengan suara lunglai.

Ceritanya begini. Sekitar pukul 13.00 siang tadi, notifikasi layanan GoFood di handphone menyala. Pemesan minta dibelikan empat porsi makanan pada salah satu tempat makan di kampung Rotowijayan. Yatin langsung bergegas ke lokasi yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya di Suronatan.

LESU: Yatin, pengendara ojol. (saukiadham/berita64.com)

Setelah membayar tunai sebesar Rp 70 ribu, Yatin  menuju alamat pemesan. Lokasinya di Segoroyoso, Bantul. Jaraknya sekitar 16 kilometer dari lokasi belanja. Namun, apes. Sesampai di lokasi, Yatin tidak menemukan alamat sesuai maps.

Yatin berusaha bertanya kepada penduduk setempat. Namun, nihil. Warga mengaku tidak mengenal nama pemesan. Dengan perasaan dongkol, Yatin langsung kembali ke Suronatan.

Ia curhat dengan beberapa pengendara ojek online. Akhirnya, empat porsi makanan yang telanjur dibayar Yatin dibeli sejumlah pengendara ojol.

“Kejadian order fiktif seperti ini sering terjadi.Ini keterlaluan. Ketika orang-orang sedang susah cari uang di tengah wabah virus Corona, malah ada yang iseng,” kata Agus.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA