oleh

Saat Dirawat di Ruang Isolasi, Mertua Meninggal Karena COVID-19

BERITA649.COM – Saat kondisi kritis, dr Sriyanto berusaha berpikir logis karena pengobatan medis sudah teruji. Itulah sebabnya, ia ngotot minta suntikan tosilizumab yang harganya mencapai Rp 8 juta.

Selang 6 jam pasca suntikan, ia sudah bisa makan pisang. Padahal, sebelum disuntik tidak bisa menelan. Semuanya terasa keras sampai membuat frustasi.

Pada hari ke-delapan, Sriyanto mendapat injeksi plasma kali kedua. Setelah itu bisa tidur selama 12 jam. Seluruh badan terpasang alat ekg, oksigen 5 liter, dan infus 2 jalur.

Setelah bangun, badan terasa lebih ringan dan segar. Batuk juga sudah berkurang,  dan demam perlahan menurun.

BACA JUGA: UPDATE COVID-19: 2 Pasien Meninggal Dunia, 84 Orang Sembuh

Memasuki hari ke-sembilan, demam sudah menghilang. Suhu tubuh normal meskipun tidak minum obat penurun panas.  Batuk berkurang hingga 75 persen.

“Alhamdulillah, saya bersyukur  bisa mendapatkan tosilizumab dan plasma.  Dari pengalaman masa isolasi kemarin, terbukti acterma dan plasma sangat cocok mengobati pasien COVID-19. Bahkan, yang memiliki komorbid diabetes,” beber Sriyanto.

Namun, ketika sedang berada di ruang isolasi, ia sedih.  Ayah mertua tak  tertolong.  Menghembuskan nafas terakhir tanggal 21 November 2020 setelah bergelut dengan COVID-19.

Sriyanto berusaha tegar. Tidak menyerah. Ia bangkit. Dan, akhirnya sembuh dari penyakit COVID-19.

 

“Sebuah pelajaran berharga bagi saya  dan juga semua orang di masa pandemi ini,” katanya.

Ketika kondisi kritis, tetap mempercayakan pengobatan kepada medis.  Obat medis sudah teruji.

Sedangkan pengobatan alternatif baru sebatas coba-coba. Masyarakat harus tetap rasional.

Kata Sriyanto, doa juga menjadi penyembuh.  Doa-doa yang tulus serta perhatian dari orang sekeliling sangat membantu percepatan pengobatan.

Jangan pernah lelah memberi perhatian dan doa untuk siapa saja yang sedang sakit.

“Jaga kesehatan dan terapkan protokol dimanapun berada. Selalu gunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak aman dengan orang lain,” pesan Sriyanto. (habis/ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA