oleh

Reuni, Ingat saat Walikota Herry Zudianto Menyapu Ruangan Pawarta

YOGYAKARTA – Sejumlah wartawan yang meliput di Balaikota Timoho Yogyakarta, siang tadi (27/5/2021) mengadakan reuni.

Lokasi yang dipilih adalah kantin yang berada di kompleks perkantoran Pemkot Yogyakarta.

“Kantin ini mempunyai kenangan tersendiri bagi kami yang pernah liputan pada tahun 2000an,” ujar Beni, reporter radio swasta di Yogyakarta.

Itulah sebabnya, reuni yang berlangsung selama 2 jam ini dilaksanakan di kantin. Suguhannya juga khas.

Yakni, nasi brongkos koyor. Menu ini menjadi andalan makan siang pegawai negeri, termasuk para wartawan, di kompleks Balaikota Timoho.

BACA JUGA: Ahmad Akbar Susanto, Calon Ketua ICMI Kabupaten Sleman

Reuni tak hanya dihadiri wartawan. Sekda Kota Yogyakarta Ir Aman Yuriadijaya yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi reuni, langsung bergabung.

“Senang sekali saya bisa bertemu dengan teman-teman wartawan,” kata Aman yang  pernah menjadi kepala Disperindag dan kepala Bappeda Kota Yogyakarta.

Akhirnya reuni dadakan ini  banyak mengenang masa masa lalu.

Misalnya ketika wartawan menggali informasi mengenai gempa bumi tektonik tanggal 27 Mei 2006.

Waktu itu, sebagian penduduk Kota Yogyakarta menjadi korban gempa bumi. Mereka butuh perhatian dari Pemkot Yogyakarta.

Salah satunya melalui peran wartawan yang sehari-harinya mencari berita di lingkungan Pemkot Yogyakarta.

BACA JUGA: Keliling Kampung, Ganjar Pranowo Mampir Mencicipi Garang Asem

Reuni yang dilaksanakan pukul 12.00 – 14.00 ini juga membuka kembali lembaran kisah masa lalu di pemerintahan kota Yogyakarta.

Misalnya ketika para wartawan hanya bisa menyaksikan Walikota Herry Zudianto membersihkan ruangan yang berada di selatan air mancur Balaikota Timoho.

Lokasi ini tak lain menjadi tempat berkumpulnya para wartawan yang tergabung dalam Pawarta Kota Yogyakarta.

TAMU REUNI: Disuguhi nasi brongkos khas kantin Balaikota Timoho. (azam/berita649.com)

“Saya lupa, mengapa pak Herry waktu itu  tiba-tiba menyapu ruangan. Kami hanya bisa melihat. Rasanya betul-betul tak enak,” kenang Emo.

Di penghujung pertemuan, Sekda Aman Yuriadijaya mengajak para “wartawan lama” memberi kontribusi pemikiran untuk pembangunan Kota Yogyakarta.

Aman menyebut masuk tentang strategi membangkitkan perekonomian di tengah pandemi virus corona.

“Bagaimana ekonomi bisa tumbuh dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” katanya. (aza/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA