oleh

Rasanya Plong Setelah Hasilnya “Negatif”

BERITA649.COM – Menjalani tes swab adalah pengalaman tersendiri. Berbagai perasaan campur aduk menjadi satu.

Ada khawatir, takut, sampai gelisah yang luar biasa. Suasananya sangat menyiksa. Hari-hari yang dilalui menjadi sangat panjang meski hanya menunggu 1 hingga 2 hari keluarnya hasil dari laboratorium.

“Ada perasaan cemas saat hendak diswab. Tapi, setelah hasilnya diumumkan negatif, rasanya plong,” kata Yoyok, seorang ASN yang dua kali harus diswab karena sempat bertemu dengan relasi yang dinyatakan sebagai pasien positif COVID-19.

Setelah dua kali tes swab, Yoyok memilih hati-hati melakukan pertemuan dengan siapapun. Jikapun harus dilakukan bertemu dengan orang lain karena tuntutan pekerjaan, Yoyok mengetatkan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Sultan HB X: Tingkatkan Pengawasan Protokol Kesehatan

Begitu pula yang dialami Agus Sofyan. Pria yang selalu terlihat  ramah dengan siapa saja ini harus mengikuti tes swab.

Penyebabnya sama. Tes untuk memastikan dia tertular virus corona atau tidak. Perasaan khawatir dan takut menyiksa hari-harinya.

Namun, setelah hasil swab menyatakan “negatif”, Agus menghempaskan nafas lega.

“Alhamdulillah. Tetap sehat,” katanya.

Kata Agus, intensitas bertemu  banyak orang pada pandemi virus corona membuat suasana hati menjadi tidak nyaman.

“Ada tanya yang menggoda. Apakah telah tertular atau tidak,” lanjutnya.

Cara untuk memastikan diri terpapar COVID-19 atau tidak dengan menjalani tes swab.  Apapun hasilnya perlu disyukuri. Bila hasilnya “positif”, langsung segera mengisolasi diri agar dapat mencegah  tidak menulari yang lain.

Namun, jika hasilnya “negatif”, tetap menjaga kewaspadaan. Harus ekstra hati-hati menjalani kegiatan sehari-hari.

“Tidak ada pilihan lain kecuali disiplin menerapkan protokol kesehatan. Selalu  pakai masker, mencuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan,” ajaknya. (nik/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA