oleh

Punokawan Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan

BERITA649.COM – Sehari sebelum pergi untuk selama-lamanya, Dalang Ki Seno Nugroho menyuguhkan lakon Pandawa Bangkit.

Ki Seno Nugroho siaran langsung dari rumahnya di Dusun Gayam, Argosari Sedayu, Kabupaten Bantul. Pentas wayang kulit digelar 2 November malam ini dilakukan secara virtual di kanal YouTube, Dalang Seno.

Pergelaran wayang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementrian Kominfo.

Dalam wayang climen yang digelar singkat, Ki Seno Nugroho menyuguhkan obrolan antara Bagong, Petruk dan Gareng. Tiga punokawan ini  berdialog soal pencegahan COVID-19 dengan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Sultan HBX Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Mulai memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.  Dialog Gareng, Petruk dan Bagong mengisahkan dampak pandemi COVID-19 yang berkepanjangan bagi masyarakat.

Gareng mengungkapkan perekonomian masyarakat ambruk. Termasuk nasib para seniman yang kehilangan job dalam kurun 7 bulan sejak Maret 2020.

Itulah sebabnya, Gareng mengajak Petruk tetap semangat. Terus gotong royong bersama-sama mengakhiri wabah virus corona.

“COVID-19 ndang rampung. Ekonomi pulih,” kata Gareng.

“Hooh. Tanggapan lancar. Opo opo entuk pentas ning njobo. Hooh tho Truk?” tanya Bagong menimpali.

“Iyo,” jawab Petruk.

BACA JUGA: UPDATE MERAPI: Hujan, Waspadai Bahaya Lahar

Gareng, Petruk dan Bagong mengajak masyarakat tertib melakukan protokol kesehatan. Mulai memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalur dan sabun, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan.

Kata Petruk, semakin tertib menjalankan 3M, pandemi COVID-19 akan segera berakhir. Inilah pentas terakhir yang dimainkan Ki Seno Nugroho sebelum menghembuskan nafas terakhir di RS PKU Muhammadiyah Gamping, 3 November 2020 sekitar pukul 22.00. (ad/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA