oleh

Puluhan Santri di Tasikmalaya Terinfeksi COVID-19

TASIKMALAYA – Pasca puluhan santri  salah ponpes di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, terkonfirmasi positif COVID-19, Ketua Relawan COVID-19 Cipasung, Hariyadi Ahmad Satari menyampaikan surat terbuka. Surat tersebut beredar di sosial media.

“Mohon doa dan dukungan dari semua. Kami sedang berperang melawan infeksi covid-19. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi. Kita pasti menang, sehat dan riang gembira,” kata Hariyadi yang beredar di group whatsapp.

Hariyadi mengatakan, virus Corona adalah wabah dunia yang telah menginfeksi kiai, ibu nyai dan santri. Wabah ini bukan aib. Karena wabah  virus corona unpredictable dan invisible. Dapat mengenai siapapun.

Hariyadi tak menduga bila virus Corona masuk ke lingkungan pondok pesantren. Padahal, keluarga besar ponpes telah ikhtiar disiplin dengan mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA : Ini Pesan Ibu untuk Musisi Maulana Ardiansyah

Ia meminta siapa saja  yang merasa ada kontak fisik dengan area kampung halaman Cipasung dan memiliki gejala seperti panas, sesak nafas, gangguan penciuman hidung dan perasa lidah, agar segera isolasi mandiri.

“Atau menghubungi puskesmas atau gugus tugas terdekat,” sarannya.

Para relawan  dan dokter telah melakukan pendataan dan screening awal kondisi kesehatan yang bergejala. Lalu, menghadirkan gugus tugas untuk melakukan swab massal tahap awal untuk mengetahui pemetaan penularan infeksi virus.

Sementara yang terpapar dalam kondisi tubuh drop atau lemah ditangani rumah sakit.  Hariyadi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan gugus tugas yang telah memblokir akses jalan masuk menuju Cipasung.

Termasuk mengedukasi penduduk serta menghentikan semua kegiatan yang bersifat kerumunan massa. (berbagai sumber/ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA