oleh

Presiden Minta Vaksin jadi Program Prioritas Tahun 2021

BERITA649.COM – Wabah COVID-19 kali pertama  terdeteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, pada  1 Desember 2019. Wabah yang telah berlangsung setahun ini ditetapkan sebagai pandemi global oleh organisasi Kesehatan dunia (WHO) pada 11 Maret 2020.

Kasus positif COVID-19 di Indonesia pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo tanggal 2 Maret 2020. Tanggal 9 April, pandemi  menyebar ke 34 provinsi.

Sejumlah  wilayah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sejumlah provinsi, kabupaten, dan kota juga mengajukan dan menerapkan PSBB.

Para ilmuwan di seluruh dunia juga berusaha mengembangkan vaksin COVID-19 yang efektif dan aman dalam waktu secepat mungkin. Berdasarkan data WHO per 19 Oktober 2020, terdapat 154 kandidat vaksin dalam tahap uji praklinik.

BACA JUGA: Liburan ke Yogyakarta, Wisatawan Wajib Bawa Surat Keterangan Sehat

Sebanyak 44 kandidat vaksin COVID-19  sudah memasuki tahap uji klinik. Beberapa kandidat vaksin sudah memasuki tahap uji klinik fase ketiga, antara lain Sinopharm, Sinovac Biotech, AstraZeneca, Novavax, Moderna, Pfizer, dan BioNTech, serta vaksin buatan Gamaleya Research Institute.

Pemerintah Indonesia sedang  menahan laju penularan COVID-19. Salah satunya mendatangkan vaksin. Tahap pertama datang  6 Desember 2020.

Presiden Joko Widodo mengumumkan pemerintah sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin COVID-19. Vaksin buatan Sinovac yang sudah uji secara klinik di Bandung sejak Agustus 2020.

“Kita juga masih mengupayakan 1,8 juta dosis vaksin yang akan tiba di awal Januari 2021,” kata Presiden Joko Widodo.

Selain vaksin dalam bentuk jadi, bulan ini juga akan tiba 15 juta dosis vaksin. Pada bulan Januari sebanyak 30 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku curah yang akan diproses lebih lanjut oleh Bio Farma.

Presiden Joko Widodo menyatakan vaksin COVID-19 gratis. Presiden memerintahkan seluruh jajaran kabinet, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah  memprioritaskan program vaksinasi pada tahun anggaran 2021.

“Saya juga menginstruksikan dan memerintahkan kepada Menteri Keuangan untuk memprioritaskan dan merealokasi dari anggaran lain terkait ketersediaan dan vaksinasi secara gratis, sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mendapatkan vaksin,” pinta Presiden Joko Widodo. (ad/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA