oleh

Posko Dukungan Operasi Gugus Tugas Covid-19 DIY Masih Diperlukan

YOGYAKARTA –  Sejumlah anggota DPRD DIY menyatakan Posko Dukungan Operasi Gugus Tugas Covid-19 DIY masih diperlukan.  Adalah politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Yazid yang mengatakan  posko dukungan  sebaiknya kembali difungsikan.

“Kalau misalnya hari ini  sudah dibubarkan, ya nggak apa-apa. Nanti dibuka lagi. Dioperasikan lagi,” kata Yazid kepada BERITA649.com, siang ini (27/8/2020).

Mengapa posko dukungan operasi gugus tugas covid-19 masih dibutuhkan? Politisi yang telah berpengalaman di parlemen selama 30 tahun ini mengatakan banyak  yang kehilangan  setelah posko dibubarkan.

BACA JUGA : Ini Doa Komandan TRC BPBD DIY Setelah Posko Dibubarkan

ZONA DEKONTAMINASI: Mencegah penularan virus corona kepada petugas medis. (trc bppd diy)

Yadiz mengaku baru saja menerima curhat dari rumah sakit dan petugas medis. Mereka sebenarnya tidak setuju posko dibubarkan. Alasannya peran posko dukungan yang bermarkas di komplek BPBD DIY Jalan Kenari ini sangat strategis.

Selama enam bulan terakhir, posko dukungan yang beranggotakan para relawan ini terbukti bisa menjadi mitra rumah sakit.  Bisa membantu  melakukan pemakaman  dengan protap covid-19 secara sempurna.

Tak hanya itu.  Posko dukungan juga piawai melaksanakan layanan dekontaminasi. Pihak rumah sakit dan puskesmas meyakini layanan ini  memberi kenyamanan bagi tenaga medis. Karena terbukti bisa mencegah penularan virus corona terhadap tenaga medis.

BACA JUGA : UPDATE COVID-19 DIY: Tambah 16 Kasus Positif

PROTAP COVID-19: Pemakaman. (trc bppd diy)

Mereka berharap posko dukungan diteruskan. Jangan dibubarkan. Selain dari rumah sakit, Yazid juga menerima pengaduan dari banyak puskesmas di DIY.

“Intinya, mereka meminta posko dukungan jangan dihentikan. Kalau bisa terus dibuka sampai tidak ada lagi virus corona,” kata Yazid.

Seperti diberitakan, Wakil Ketua Sekretaris Gugus Penanganan Covid-19 Biwara Yuswantana mengatakan Posko Dukungan Operasi Gugus Tugas sudah dihentikan.  Alasannya,  gugus tugas di kota dan kabupaten telah berjalan.

Gugus tugas di kota dan kabupaten se-DIY sudah bisa melakukan supervisi penangganan jenazah. Juga bisa melaksanaan layanan dekontaminasi. Dasar inilah yang kemudian menjadi alasan pembubaran posko dukungan di BPBD DIY.

BACA JUGA : Metode Wolbachia Turunkan 77 Persen Kasus DBD di Kota Yogyakarta

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DIY, RM Sinarbiyat Nujanat SE bisa memahami bila banyak stakeholder bidang kesehatan yang merasa kehilangan dengan Posko Dukungan Operasi Gugus Tugas Covid-19 DIY.

“Saya bisa merasakan. Karena menurut pengamatan saya,  posko dukungan memang telah berperan sangat apik,” kata Sinarbiyat.

Sinar mengatakan, pembubaran posko dukungan bukan harga mati. Masih banyak peluang dioperasikan lagi. Ia mengingatkan, pandemi virus corona belum berakhir. Dan, peran posko dukungan dalam penanganan covid-19 masih sangat urgen.

Itulah sebabnya, Yazid dan Sinar meminta BPBD DIY melakukan evaluasi. Misalnya situasi yang terjadi sampai tujuh hari setelah pembubaran.  Hasil pengamatan itu yang menjadi bahan diskusi untuk menentukan apakah posko dukungan kembali dibuka atau ditutup selamanya. (#)

penulis: asa | editor: sauki adham

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA