oleh

Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Inggris dan Australia

BERITA649.COM – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyempurnakan regulasi pelaku perjalanan dengan melakukan addendum Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020. Khususnya memperketat pengawasan kedatangan pelaku perjalanan dari Inggris, Eropa dan Australia.

Keputusan tersebut dikeluarkan tiga hari setelah surat edaran yang mengatur protokol kesehatan selama liburan Natal dan Tahun Baru berlaku. Surat Edaran ditandatangani Kepala BNPB selaku Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

Antisipasinya, pemerintah  menyediakan 17 hotel dengan kapasitas 3.570 kamar sebagai tempat isolasi mandiri.

“Kami ingin melakukan antisipasi lebih baik di pintu kedatangan luar negeri, termasuk menyediakan fasilitas tes RT-PCR dan tempat isolasi mandiri,” tutur Juru Bicara Satgas Penangganan COVID-19. Prof Dr Wiku Adisasmita dalam siaran pers (23/12/2020).

BACA JUGA: Buku tentang Kegelisahan Pelajar Jalani Pandemi COVID-19

Tambahan kamar untuk menyikapi telah ditemukan SARS-CoV-2 varian baru di Inggris. Yakni, SARS-CoV-2 VUI 202012/01. Varian baru ini menyebar  di Eropa dan Australia.

Sehingga diperlukan ketentuan tambahan memproteksi masyarakat Indonesia dari penularan dari luar negeri. WNA dari Inggris baik secara langsung maupun transit di negara asing tidak dapat memasuk wilayah Indonesia.

WNA dan WNI dari wilayah Eropa dan Australia serta WNI dari Inggris yang memasuki Indonesia harus menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR di negara asal yang berlaku maksimal 2 x 24 jam sebelum jam keberangkatan.

Bila hasil pemeriksaan ulang RT-PCR saat tiba menunjukkan hasil negatif, WNI melakukan karantina selama lima hari terhitung sejak tanggal kedatangan di tempat akomodasi karantina khusus yang telah disediakan pemerintah.

“WNA melakukan karantina mandiri di hotel yang telah ditentukan oleh pemerintah dengan biaya mandiri. Khusus untuk kepala perwakilan asing dan keluarga yang bertugas di Indonesia, karantina bisa dilakukan di kediaman masing-masing,” katanya.

Diplomat asing melakukan karantina mandiri selama lima hari di tempat yang telah disediakan pemerintah. Setelah melakukan karantina selama lima hari sejak tanggal kedatangan, dilakukan tes ulang RTPCR.

Bila hasilnya negatif, pelaku perjalanan diperbolehkan  melanjutkan perjalanan ke Indonesia. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA