oleh

Pensiun dari Jurnalis, Sukses Buka Usaha Depot Daging Sapi

SLEMAN –  Laki-laki ini telah puluhan tahun bergelut dengan jurnalistik. Tapi, sejak tujuh tahun lalu memutuskan meninggalkan hiruk-pikuk dunia menulis berita.

“Jujur saja. Berat ketika saya mengambil keputusan. Tapi gimana lagi. Keputusan saya sudah bulat,” kata Gandang Sajarwo.

Sayangnya, mantan reporter radio dan penulis berita untuk media siber nasional ini enggan menyebutkan alasan berhenti menjadi wartawan.

Kini, laki-laki yang tinggal di Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Sleman ini telah banting stir.

BACA JUGA: UGM Terima 3.240 Mahasiswa Baru Lewat Jalur Ujian Mandiri

Ia menggeluti bisnis yang belum pernah dilakoni sebelumnya. Gandang bekerjasama dengan Pondok Pesantren Al Qodir membuka depot daging sapi dan gilingan bakso.

Lokasi yang dipilih di Pasar Pakem. Jarak antara kios dan rumahnya sekitar  tiga kilometer.

Usaha ini telah berjalan sekitar tiga tahun.

“Ini dunia baru. Ternyata menarik,” ujarnya.

Sebelum membuka depot daging sapi, Gandang juga pernah beternak bebek jenis peking.

DEPOT DAGING: Jadi langganan para penjual bakso. (ninik/berita649.com)

BACA JUGA: Tepo Pak Solihin Bikin Kepo

Ia membeli anakan bebek. Lalu dibesarkan di peternakan hingga 40 hari. Setelah itu dijual.

Tapi, usaha ini tak berjalan lama. Kemudian beralih memberdayakan ikan nila. Namun, perjalanan usaha ini juga tidak lama.

Hingga akhirnya, Gandang yang menjadi santri Kyai Masrur ini membuka usaha depot daging sapi dan gilingan bakso.

Gandang mengambil daging sapi dari sahabatnya di Klaten, Jawa Tengah. Daging ini berkualitas super.

Setiap hari, Gandang menjual 5 kwintal daging sapi. Selain daging, Gandang juga menyediakan iga, buntut, tetelan, lidah, koyor, gajih dan jeroan.

BACA JUGA: Wanita Ini 75 Tahun Lebih Berjualan Jambu di Goa Selarong

Depotnya buka pukul 05:00 sampai 08:00. Pelanggan Gandang kebanyakan pedagang bakso di wilayah Pakem dan sekitarnya.

“Alhamdulillah. Diparingi lancar,” katanya.

Selain membuka usaha depot daging sapi, Gandang juga ikut mengelola sekolah di bawah Ponpes Al Qodir.

Karena masih pandemi virus corona, otomatis kegiatan di sekolah masih dibatasi waktu. (aza/asa)

 

 

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA