oleh

Pengendara Ojek Online Kelimpungan

YOGYAKARTA – Belum berakhirnya wabah penyebaran virus Corona membuat operator jasa ojek online (Ojol) semakin kelimpungan. Pendapatan per hari mereka turun drastis. Bahkan, dalam satu hari belum tentu mendapatkan order.

NOL RUPIAH: Riwayat transaksi. (saukiadham/berita649.com)

“Inilah keadaan yang saya alami bersama teman-teman. Tapi, kami tetap fight. Tidak boleh menyerah dengan keadaan,” kata Bondan, Ojol dari Gojek menuturkan kepada Berita649.Com, hari ini (2/4/2020).

Bondan menuturkan, dalam tujuh pekan terakhir tak dapat order. Sebenarnya ada yang “nyantel”. Tapi, mendadak dibatalkan. Penyebabnya, karena konsumen berada di kampung yang ditutup penduduk. Calon pengguna Ojol tidak mau keluar. Sementara operator pengendara yang akan menjemput konsumen terhalang portal.

Sejumlah operator Gojek  yang berkumpul di angkringan kampung Pugeran juga mengeluhkan nasib yang sedang dialami. Pendapatan turun, sementara kehidupan sehari-hari membutuhkan makan dan minum. Membeli bahan bakar kendaraan dan keperluan lain.

Ketika berjuang menghidupi keluarga, mereka juga mengaku was-was dengan virus Corona. Mereka mengaku khawatir terkena Covid19. Itulah sebabnya, para operator ojek online memilih hati-hati dan selalu waspada.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA