oleh

Pendapatan Pajak Kendaraan Pemprov DIY Turun 50 Persen

BERITA649.COM –  Selama masa pandemi virus Corona, pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov DIY dari pajak kendaraan menyusut hingga 50 persen. Sebelum wabah covid-19, pendapatan dari pajak kendaraan sebesar Rp 6 miliar per bulan. Namun, sejak Mei lalu, pendapatan turun menjadi Rp 3 miliar per bulan.

BAMBANG WISNU. (elyatotok)

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY, Drs Bambang Wisnu mengatakan penurunan tersebut bukan berarti masyarat tidak membayar pajak tahunan atau pajak lima tahunan.

“Penurunan hingga 50 persen akibat berkurangnya pendapatan pajak biaya balik nama kendaraan,” terang pejabat yang akrab diasapa “BW”.

Penurunan karena animo masyarakat membeli sepeda motor atau mobil mengalami penurunan. Masyarakat masih berpikir membeli kendaraan. Apalagi bulan ini musim penerimaan peserta didik baru (PPDB) dan penerimaan mahasiswa baru. Dana dialihkan semua untuk keperluan pendidikan.

Soal pajak, BW mengatakan masyarakat sangat tertib. Tetap membayar pajak kendaraan. Pembayaran pajak kendaraan tahunan  melalui anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BPD DIY.

BW membenarkan skema pengelolaan APBD DIY berubah. Draf pendapatan juga berubah. Selain penurunan pendapatan asli daerah, juga dipengaruhi pemangkasan penerimaa dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

Diperkirakan, pendapatan asli daerah dari pajak kendaraan pada bulan Agustus naik dan kembali normal.  Karena trend penerimaan mahasiswa dan siswa baru. Banyak yang membutuhkan  kendaraan sebagai sarana belajar.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA