oleh

Pemkot Yogyakarta Pantau Pemudik dan Pendatang secara Realtime

Pemerintah Kota Yogyakarta semakin mengintensifkan pengawasan terhadap pemudik yang akan pulang kampung halaman. Pemkot Yogyakarta tak ingin kecolongan. Strategi pemantauan terhadap para pemudik dilakukan dengan mengoptimalkan fungsi pelaporan.

———————–

MENEKAN penyebaran virus Corona, pendatang atau pemudik  dari luar DIY yang masuk  Kota Yogyakarta segera lapor diri.  Pelaporan kedatangan bisa sewaktu waktu dilakukan secara daring melalui http://corona.jogjakota.go.id.

TRI HASTONO

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Tri Hastono menjelaskan, pendatang dan pemudik bisa melaporkan kedatangan kepada induk semang, pemilik rumah yang ditempati atau pengurus kampung.

“Cara ini memudahkan pemerintah daerah  memantau siapa saja yang baru pulang dari luar daerah secara realtime, termasuk jumlahnya setiap hari. Juga bisa memantau kepindahan dari kelurahan ke kelurahan yang lain,” terang Tri Hastono yang akrab disapa Kelik.

Selama ini, Pemkot Yogyakarta telah memiliki data jumlah pendatang maupun pemudik yang baru pulang dari luar daerah. Tetapi, masih berupa laporan manual dari kelurahan dan kecamatan. Sehingga data tidak real time. Dimutahirkan satu hari sekali pada jam tertentu.

“Nantinya, RT dan RW juga akan langsung mengetahui apakah di wilayahnya ada pendatang atau warga yang pulang,” kata Kelik.

OCTO NOOR ARAFAT (istimewa)

Setelah melakukan pelaporan secara online, pendatang maupun pemudik diwajibkan melakukan protokol pencegahan Covid-19. Yakni, dengan melakukan isolasi  mandiri selama 14 hari. Lalu periksa kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat. Misalnya Puskemas.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat menambahkan, pelaporan secara daring memudahkan proses pelaporan pendatang. Pengurus  RT dan RW juga semakin mudah memantau,  pendatang atau pemudik sudah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari atau belum.

Aplikasi pelaporan memudahkan Pemerintah Kota Yogyakarta  merumuskan kebijakan dan langkah strategis yang akan diambil untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Yogyakarta.

Hingga Kamis (16/4/2020) pukul 15.00,  pendatang yang masuk ke Kota Yogyakarta mencapai 1.912 orang. Terdiri 1.166  pendatang dari luar DIY, sebanyak 746 orang pemudik yang pulang kampung halaman. (*)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA