oleh

Pemerintah Siapkan 320 Juta Vaksin, Sasaran Usia 19-59 Tahun

JAKARTA –   Menko Perekonomian sekaligus Ketua Komite  Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN), Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah  telah menyiapkan pengadaan vaksin COVID-19.

Vaksin yang disiapkan mencapai 320 juta dosis. Digunakan untuk masyarakat Indonesia berusia 19-59 tahun. Sasaran vaksinasi adalah paramedis, pelayan kesehatan, TNI, Polri dan aparat hukum. Lalu, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perangkat daerah.

Ditambah pendidikan anak usia dini (PAUD), TK, SD, SMP dan dosen perguruan tinggi negeri dan PTS. Juga aparat pemerintah daerah dan legislating juga diberi vaksin serta penerima bantuan iuran BPKS Kesehatan.  Total vaksin yang dibutuhkan 160 juta vaksin.

BACA JUGA: 168 Hotel dan Restoran di DIY Laksanakan 3M

“Kalau setiap orang diberi sebanyak dua dosis, berarti dibutuhkan 320 juta vaksin,” terang Airlangga pada talkshow di Media Center Satgas COVID-19 Graha BNPB Jakarta, siang tadi (12/10/2020).

Hanya,  vaksinasi tidak bisa dilakukan sekaligus Dilaksanakan bertahap  hingga tahun 2022. Program ini melibatkan 11 ribu puskesmas se-Indonesia.

Sementara Ketua Satgas Penanganan COVID-19 yang juga Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo menyampaikan keseriusan pemerintah menangani pandemi COVID-19. Terutama  pelayanan kepada pasien COVID-19 status OTG dan positif dengan penyakit bawaan.

BACA JUGA : Ini Klarifikasi WHO tentang COVID-19

Pemerintah juga menggandeng pengelola hotel di berbagai daerah di Indonesia. Hotel-hotel ini sebagai tempat karantina warga yang terpapar COVID-19.

“Di Jakarta ada lima. Belum lagi di Sumatera Utara, Aceh, Bali dan Sulawesi Selatan. Kami berterimakasih atas kerjasama yang baik,” kata Doni.

Doni bersyukur angka kematian pasien positif COVID-19 terus menurun di sejumlah daerah. Itulah sebabnya, Doni tak lupa menyampaikan terimakasih kepada Bonex, sebutan pendukung setia klub sepakbola Persebaya, Surabaya.

“Terimakasih kepada Bonex yang telah memberi contoh melaksanakan protokol kesehatan,” kata Doni. (ad/asa)

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA