oleh

Pemerintah Gratiskan Vaksin COVID-19

BERITA649.COM –  Pemerintah menyatakan vaksin COVID-19 gratis tanpa persyaratan. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan, Dr Siti Nadia Tarmizi MEpid  mengatakan, vaksin COVID-19 gratis tanpa persyaratan keanggotaan dan keaktifan di BPJS Kesehatan.

“Setelah skema ini dirampungkan, maka akan disosialisasikan segera kepada pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Nadia kepada wartawan di  Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, (18/12/2020).

Nadia mengatakan, program vaksinasi COVID-19 adalah prioritas pemerintah yang akan dilaksanakan secara bertahap setelah keluar izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia.

BACA JUGA: Masuk DIY Wajib Rapid Antigen, Berlaku Hingga 8 Januari 2021

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Badan POM, Dr Dra Lucia Rizka Andalusia MPharm Apt menjelaskan seluruh prosedur harus dilakukan dengan baik dalam rangka menjamin keselamatan masyarakat.

Badan POM saat ini sedang melakukan evaluasi keamanan khasiat dan mutu vaksin dengan merujuk standar WHO, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA), dan Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) dalam melakukan evaluasi pemberian EUA.

Evaluasi vaksin tersebut dilakukan Badan POM dan Komite Nasional Penilai Obat, serta para ahli  dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Lusia menyebutkan uji klinik fase III di Bandung berjalan sesuai timeline. Semua relawan sudah mendapatkan dua kali penyuntikan diikuti pemantauan dengan periode 1 bulan, 3 bulan, dan 6 bulan.

BACA JUGA: Doni Monardo Apresiasi Fraksi PKS

Peneliti akan mengumpulkan data tersebut. Lalu melakukan analisis. Selanjutnya dilaporkan ke Badan POM sebelum digunakan untuk vaksinasi.

Selain Sinovac, Badan POM akan melakukan  evaluasi terhadap lima jenis vaksin lain yang ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan.

Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860 Tahun 2020 menerangkan dimungkinkan perubahan jenis vaksin yang digunakan pemerintah.

Jika ada kandidat vaksin yang memenuhi persyaratan keamanan khasiat dan mutu yang ditetapkan menkes,Badan POM akan melakukan proses evaluasi dan menerbitkan EUA.

“Kami mengimbau masyarakat memberikan dukungan bagi program vaksinasi,” ajak Lucia.

Lucia juga meminta masyarakat menjalankan disiplin protokol kesehatan. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA