oleh

Pembeli Toko Kelontong Diminta Isolasi Mandiri

YOGYAKARTA –  Pemkot Yogyakarta terus bergerak cepat pasca meninggalnya warga Lempuyangan karena tertular Covid-19. Salah satu pekerjaan yang sedang dilakukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta adalah melakukan tracing.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menginformasikan, warga Lempuyangan yang meninggal dunia berusia 58 tahun.

BACA JUGA: BREAKINGNEWS: Terkena Covid-19, Warga Lempuyangan Meninggal Dunia

Heroe mengatakan, warga meninggal dunia tanggal 26 Agustus. Melakukan swab tanggal 25 Agustus. Hasil swab dikeluarkan tanggal 29 Agustus.

Dinyatakan positif covid-19. Sedangkan swab terhadap keluarga dilakukan tanggal 30 Agustus 2020.

Seperti diberitakan, di grup whatsappp warga beredar informasi mengenai warga Lempuyangan yang meninggal dunia setelah terkena covid-19.

Berikut pesan yang beredar sejak pagi tadi.


Maaf teman2 yg punya saudara di daerah Lempuyangan tepatnya di RT 05 RW 02 tepatnya SMP 15 ke selatan, diharap Hati hati.

Karena  sekarang sedang diadakan tracing krn salah satu kios kelontong yg pemiliknya 1 klg 3 orng positif covid 19 yg salah satunya telah meninggal dunia.

Ada puluhan orang yg sudah di test  dan dikarantina  Kelurahan Busasran jadi transmisi lokal!!


Sebelumnya, warga Lempuyangan yang sehari-hari membuka usaha toko kelontong ini telah rapid tes. Lalu, menjalani rawat inap. Karena ada gejalan demam, batuk sesak nafas dan keluar keringat dingin.

Heroe meminta masyarakat yang pernah membeli di toko kelontong melakukan isolasi mandiri.

“Sembari menunggu hasil tracing,” kata Heroe. (#)

penulis: asa | editor: sauki adham

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA