oleh

Pedoman Pengendalian COVID-19 Revisi Kelima

BERITA649.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan Pedoman Pengendalian COVID-19 Revisi Kelima. Revisi ini dikeluarkan  pada Juli lalu.

Dalam panduan tersebut terdapat sejumlah perubahan, termasuk perubahan alur deteksi dini COVID-19.

Berikut adalah alur penemuan kasus terkonfirmasi COVID-19 yang diposting melalui akun Pusat Informasi Virus Corona.

Pada kasus suspek dilakukan tes PCR sebanyak dua kali berturut-turut. Tes ini dilakukan dengan jeda minimal 24 jam.

BACA JUGA: Pasien Sembuh Secara Nasional Terus Bertambah

Jika hasil laboratorium  adalah positif,  otomatis menjadi kasus konfirmasi. Namun, bila hasilnya 2 kali negatif,  yang bersangkutan  menjadi discarded atau bukan tertular COVID-19.

Meski tidak mengindikasikan COVID-19, masyarakat diimbau tetap waspada dengan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Tertib menerapkan 3M.

Yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dan menghindari kerumunan. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA