oleh

Pebisnis, Pegiat Kesehatan dan Konsultan Kehidupan

YOGYAKARTA – Setiap menyebut sayur brongkos dan es teler, ada nama  seorang pria bertubuh besar dan tinggi. Laki- laki itu bernama Prasetyo, pemilik warung sayur brongkos dan es teler yang berlokasi di Sukonandi.

Pria berkumis ini sudah lama dikenal sebagai pebisnis. Ia sukses menjadikan ikon nasi brongkos dan es teler sebagai tempat berkumpul keluarga. Sukses menjadikan warungnya sebagai tempat nongkrong, acara santai dan melepas lelah di siang hari bolong.

“Hidup harus terus bergerak dengan ide dan gagasan. Hidup harus memberi manfaat bagi diri sendiri dan orang lain,” kata Pras.

BACA JUGA : Jamu Tetes H PRO dan G PRO Hadir di DIY

Prasetyo memulai bisnis kuliner sekitar tahun 2010. Lokasi tempat berjualan didesain dengan wajah asri. Hijau dan menyegarkan. Warung ini juga unik. Karena memanfaatkan barang-barang bekas sebagai aksesoris bangunan.

Mulai botol bekas, keping CD, ban bekas, seng bekas, tutup kaleng cat hingga bekas botol tipex penghapus tulisan. Warung kuliner ini sering menjadi spot selfi para pengunjung.

Tak hanya menyuguhkan nasi brongkos dan es teler. Berbagai menu makanan dan minuman juga bisa ditemukan di warung ini.

Tak mengherankan bila warung yang dikelola Prasetyo dan isterinya selalu dipenuhi pengunjung. Kursi nyaris kosong. Apalagi antara pukul 11.00 – 13.00, tak ada lagi tempat tersisa.

BACA JUGA : Warga Ngadiwinatan Positif Covid-19, 3 Anak Tunggu Hasil Swab

“Tapi, pada masa pandemi virus corona sekarang ini, pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Bagi Prasetyo, kesehatan nomor satu. Itulah sebabnya, pria berkumis ini paling hobi berdiskusi tentang topik kesehatan. Selain sebagai pebisnis, Prasetyo dikenal sebagai pegiat yang mengkampanyekan hidup sehat.

Ia menguasai  ilmu  kesehatan, terutama bersumber herbal. Ia memiliki segudang pengetahuan mengenai manfaat tanaman sebagai obat .

BACA JUGA : PWI DIY Gelar Konferda, Tentukan Arah Program Kerja

Satu lagi sebutan yang melekat pada Prasetyo. Ia terkenal sebagai seorang konsultan kehidupan. Banyak orang datang meminta  jalan keluar dari berbagai persoalan hidup. Tak terhitung lagi berapa banyak “pasien” yang telah menemui. Juga tak terhitung lagi berapa banyak masalah yang telah diselesaikan Prasetyo.

Begitulah Prasetyo. Hidupnya terus bergerak untuk ketentraman diri dan orang lain. (#)

penulis: asa | editor: sauki adham

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA