oleh

Pasien Meninggal Sebagian Besar di Atas 50 Tahun

BERITA649.COM –  Pemkot Yogyakarta selalu melibatkan masyarakat dalam proses penanganan dan pencegahan penularan COVID-19.

Langkah awal penanganan COVID-19 adalah melakukan bloking,  agar sebaran cepat  berhenti.  Lalu,  melakukan screening.

Disusul menerjunkan interviewer untuk memetakan warga yang harus  isolasi mandiri,  rapid test dan  harus tes swab.

Langkah kedua adalah membandingkan jumlah kasus positif COVID-19 dengan jumlah tes yang dilakukan.

Heroe mengatakan,  kasus positif di Kota Yogyakarta di atas rata-rata sekitar 7 persen.

BACA JUGA: Pemkab Gunungkidul Dukung Penghapusan Premium

“Ini artinya setiap orang yang diperiksa ditemukan kasus positifnya 7 persen. Ini harus ditekan menjadi rata-rata nasional atau sesuai standar WHO,” kata Heroe pada seminar nasional (21/11/2020).

Seminar diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Sedangkan langkah ketiga adalah meningkatkan angka kesembuhan. Saat ini angka kesembuhan COVID-19 di Kota Yogyakarta cukup tinggi.

Itulah sebabnya, petugas selalu monitor angka ketersediaan kamar di Shelter Bener. Kata Heroe, sebagian besar pasien COVID-19 yang meninggal karena memiliki riwayat penyakit. Umurnya di atas 50 tahun.

BACA JUGA: Kenaikan UMK Tertinggi Kota Yogyakarta

“Kita tidak tahu kapan pandemi  akan berakhir. Yang bisa dilakukan adalah beradaptasi dengan kebiasaan baru. Aktivitas sosial dan aktivitas ekonomi bisa dipulihkan dengan syarat  tertib  menjalankan protokol kesehatan,” kata Wawali.

Sementara Reviewer Pengabdian Kemenristekdikti, Raden Wisnu Nurcahyo mengatakan peran perguruan tinggi tidak akan berkurang. Justru banyak kreativitas yang dibutuhkan untuk membantu masyarakat.

“Berbagai kreativitas dibutuhkan untuk mengambil peran dalam advokasi, pendampingan, maupun terjun langsung sebagai relawan,” katanya.

Pandemi menuju era adaptasi  dengan kebiasaan baru “new normal” perlu disikapi secara tepat. Era adaptasi  dengan kebiasaan baru memberikan pendidikan kepada masyarakat cara bersikap, bersosialisasi, berkegiatan, dengan protokol kesehatan. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA