oleh

Jalan Satu Arah Diberlakukan di Pasar Tradisional se-Kota Yogyakarta

YOGYAKARTA –  Mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid-19, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta terus melakukan penataan di pasar tradisional. Seluruh pasar tradisional diberlakukan manajemen pengunjung.

Pengunjung harus berjalan mengikuti rute yang telah ditentukan. Tidak ada lagi pengunjung yang berjalan bertemu dari arah yang berbeda.

BACA JUGA : Suami Sakit, Anaknya Gangguan Jiwa, Menantu Difabel

Ketentuan baru itu di pasar tradisional di Kota Yogyakarta dijalankan dengan baik oleh  pengunjung dan pedagang. Di Pasar Ngasem, misalnya.

Pengunjung mengikuti instruksi agar berjalan sesuai arah. Bahkan, ada pedagang yang sempat mengingatkan kepada pembeli agar tidak melanggar aturan.

Pasalnya, ada pembeli yang memakai masker, tapi tidak digunakan semestinya. Sementara di Pasar Berigharjo, pengunjung juga menalankan ketentuan berjalan satu arah.

BACA JUGA : Rumah Yatim Yogyakarta Temukan Wanita Tua Susah Makan dan Minum

“Ini peraturan baru. Saya sangat setuju. Ini baik dan positif untuk saling menjaga dari penularan virus corona,” kata Nur, penjual kain batik di los depan.

Di Pasar Beringharjo Timur,  petugas membatasi jalan dengan banner yang membentang dari barat hingga timur.

Banner berwarna kuning di ditempatkan di tengah jalan. Pengunjung yang berjalan arah timur menggunakan sisi utara. Sedangkan pengunjung atau pedagang yang berjalan ke barat menggunakan lajur selatan.   (#)

penulis: asa | editor: sauki adham

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA