oleh

Pandemi, Transaksi Tele Konsultasi Naik 600 Persen

BERITA649.COM – Inovator dan  wirausahawan harus terpanggil ikut mengatasi perubahan situasi. Inovasi adalah salah satu instrumen yang sangat diperlukan untuk merespon perubahan.

“Inovasi tidak hanya akan berdampak mengubah kondisi lebih baik dari sebelumnya. Tapi juga mampu menghadirkan perbedaan signifikan yang memberi manfaat secara ekonomi maupun sosial,” kata Dr Avanti Fontana, Dosen dan Fasilitator Strategi dan Manajemen Inovasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, dr Avanti Fontana.

Pada acara Dialog Produktif bertema “Berinovasi dan Optimis Meningkatkan Usaha di Masa Pandemi” 6 November lalu, Avanti mengatakan produk solutif yang dihasilkan wirausahawan bukan datang tiba-tiba.

Namun, dilakukan secara sistematis. Memiliki tujuan  menyelesaikan masalah.

BACA JUGA: Sambil Tunggu Vaksin, Tetap Pakai Masker

“Kalau bicara pandemi, tentu tujuannya bagaimana menggapai kesejahteraan dalam jangka dekat maupun jangka panjang,” ujarnya.

Chief (In Hospital) Business Officer & Co Founder HaloDoc, Doddy Lukito  mengajak perlunya terus melakukan inovasi.

“Pantau terus hasilnya seperti apa. Sambil terus beradaptasi untuk mencapai hasil yang diharapkan. Disitulah terus berevolusi,” katanya.

Data internal HaloDoc menyebutkan  bulan Maret – Mei 2020, transaksi tele konsultasi dengan dokter melalui platform HaloDoc meningkat 6 kali lipat.

BACA JUGA: 71 Persen Responden Meyakini Penularan Lewat Batuk dan Bersin

Lalu terjadi juga peningkatan sebesar 300 persen terhadap transaksi pembelian obat melalui aplikasi. Jumlah pengguna aktif HaloDoc sempat mencapai 20 juta per bulan.

“Ini semua dikarenakan adanya layanan tes COVID-19, memfalisitasi tes COVID-19 secara drivethru,” kata Doddy.

Ia mengatakan, inovasi biasanya tumbuh dalam kondisi lingkungan yang tidak nyaman. Artinya, para inovator perlu mengintervensi kondisi  untuk mencapai kondisi yang lebih baik.

Kegagalan justru terjadi bagi mereka yang tidak beradaptasi pada lingkungan.

Avianti menambahkan,  para inovator harus kritis dan peduli melakukan analisis kondisi. Menerapkan empati kepedulian sosial dari hulu sampai hilir.  (ad/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA