oleh

Orasi Politik, Bambang Wisnu Gambarkan Gunungkidul Masa Depan

GUNUNGKIDUL – Pasangan Bambang Wisnu Handoyo – Benyamin Sudarmadi siang  tadi (3/9/2020) deklarasi sebagai calon bupati dan calon wakil bupati untuk Kabupaten Gunungkidul.

Acara ini disaksikan sekitar 150 orang. Di depan podium, Bambang Wisnu Handoyo, calon bupati dari PDI Perjuangan menyampaikan orasi politik.

Apa yang disampaikan? Berikut pidato  Bambang Wisnu Handoyo  selama hampir 15 menit.


Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Yang terhormat ketua dan jajaran pengurus DPC Partai PDI Perjuangan Gunungkidul

Yang terhormat ketua dan jajaran pengurus Sayap, Badan Partai PDI Perjuangan Gunungkidul

Yang terhormat keluarga Demang Wonopawiro dan tokoh masyarakat di Gunungkidul

Para hadirin sekalian,

Kehormatan bagi saya berdiri di podium ini dalam rangka deklarasi pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Gunungkidul periode 2020-2024.

Ijinkan saya menghaturkan rasa terimakasih kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul yang memberikan kepercayaan kepada kami  maju sebagai kandidat calon bupati dan wakil bupati.

Terimasih tak terhingga kepada seluruh keluarga yang memberi dukungan moril dan materiil kepada kami dalam perhelatan politik ini.

Terimakasih juga terhadap seluruh handai tolan, kerabat, sahabat, warga Gunungkidul yang turut serta mendukung dan memberi doa restu dalam proses pencalonan sebagai bupati dan wakil bupati Gunungkidul  2020-2024.

Bagi kami, pilkada merupakan pendidikan demokrasi yang baik bagi masyarakat  Gunungkidul. Maka di awal pidato ini, ijinkan saya menyerukan kepada segenap pendukung  agar melakukan proses demokrasi dengan baik.

Tidak ada kampanye hitam, tidak ada kekerasan, dan tidak ada pemaksaan. Mari menghormati keragaman perbedaan pendapat dengan dialog yang baik.

Percayalah, semua yang dimulai dengan baik, niat baik, dilakukan secara baik, akan berakhir dengan kebaikan, dan kemenangan  sesungguhnya.

Kami menawarkan gagasan untuk Gunungkidul kita yang tercinta. Kami berdua telah sepakat  menjadikan Gunungkidul semakin gumregah dengan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, efisien untuk kesejahteraan rakyat.

Pada kesempatan ini, kami menghaturkan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada Bupati Gunungkidul dan Wakil Bupati Gunungkidul yang telah membangun Gunungkidul dalam kurun hampir lima tahun dengan baik.

Ijinkan saya bersama Pak Benyamin Sudarmadi meneruskan pembangunan di Gunungkidul  menjadi lebih gumregah, Gunungkidul yang gemah ripah loh jinawi, dan Gunungkidul yang makmur.

Kami percaya, semua itu akan kita capai bersama. Karena kita semua bekerja dengan hati, sepenuh jiwa, dan kita semua satu tekad untuk Gunungkidul kita tercinta.

Kita juga pasti tidak lupa kalimat yang pernah disampaikan Bung Karno:  Jika kita memiliki keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu membahu mewujudkannya.

Saya dan Pak Benyamin Sudarmadi menginginkan persaingan secara sehat.  Beradu gagasan yang mencerdaskan, dan bersama menjaga iklim demokrasi yang sehat di Gunungkidul.

Semoga persaingan politik di Gunungkidul  tidak membuat rakyat terbelah dan saling membenci. Kami, menawarkan perdamaian  dengan politik  santun dan saling menghormati.

Hormat saya pada semua kandidat calon bupati dan wakil bupati yang lain. Jaga persatuan dan kesatuan NKRI, seperti pesan Ibu Megawati, kita harus membawa semangat merah putih dalam mengikuti pilkada.

Monggo sesarengan mbangun Gunungkidul.  Insya Allah bersama masyarakat ayo kita ciptakan budaya ora mbrebegi ning ngrampungi.

Kepada seluruh pendukung , bekerjalah dengan gembira. Hindari sikap takabur. Niatkan dengan kebaikan. Karena sesungguhnya kemenangan milik orang-orang yang tekun dan sabar.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.


Tepuk tangan mengiringi Bambang Wisnu Handoyo menutup pidato politik. (#)

penulis: asa | editor: sauki adham

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA