oleh

Optimistis, Panen Tamu pada Lebaran 2021

YOGYAKARTA – Mendorong pertumbuhan bisnis jasa pada sektor pariwisata, BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mengoptimalkan vaksinasi.   Seluruh pelaku wisata diharapkan bisa menyukseskan program vaksinasi COVID-19.

“Makin banyak yang telah divaksin, makin baik. Karena  berimplikasi positif terhadap pulihnya sektor pariwisata,” kata Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono kepada BERITA649.COM, hari ini (30/3/2021).

Sampai hari ini sekitar 4 ribu pelaku wisata di Kota Yogyakarta sudah mengikuti vaksinasi. Sebanyak 2 ribu pelaku wisata menunggu panggilan vaksinasi. Deddy yang juga owner Hotel Ruba Graha ini sedang melakukan komunikasi dengan BPC PHRI di DIY.

BACA JUGA: Defisit Air di Pulau Jawa Makin Besar

Harapannya, semua pelaku wisata di DIY bisa divaksin, termasuk pengurus PHRI. Kata Deddy, vaksinasi akan menambah keyakinan wisawatan domestik berkunjung ke DIY dengan rasa aman dan tidak khawatir.

“Apalagi pelaksanaan protokol kesehatan di seluruh hotel dan restoran di DIY sudah baik. Ini membuat wisatawan nyaman. Kami juga lega karena bisa melayani sepenuh hati menjaga wisatawan tetap sehat selama berada di DIY,” kata Deddy.

Bagaimana soal larangan mudik pada Lebaran 2021? Deddy tidak mempersoalkan.

“Kami sudah memiliki pengalaman soal itu pada lebaran tahun 2020,” katanya dengan nada datar.

BACA JUGA: Dinkes DIY Jadwalkan Ramadan Tetap Ada Vaksinasi

Bagi Deddy, pekerjaan penting yang dilakukan saat ini adalah memulihkan kondisi bisnis hotel dan restoran di DIY. Sejak setahun lalu, kondisinya masih memprihatinkan.

Hingga hari ini tercatat sebanyak 50 hotel sudah berhenti permanen. Ditambah 100 restoran yang memilih tak beroperasi.

“Kalau mau berwisata, kan nggak apa-apa. Silakan datang ke Yogyakarta. Kami siap menerima dengan prokes yang baik dan aman bagi siapapun,” ujar Deddy.

Deddy menyebutkan, libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 terjadi kenaikan sekitar 8 persen. Pada Lebaran 2021, diperkirakan terjadi lonjakan hingga 30 persen. (aza/asa)

 

 

 

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA