oleh

Mitos Vaksin Salah, Faktanya Vaksin Aman

BERITA649.COM – Uji klinik vaksin Sinovac telah masuk tahap III.   Selesai melakukan penyuntikan kepada seluruh relawan.

Penelitian dikawal langsung Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Peran BPIM untuk memastikan keamanan dan kemanjurannya sebelum digunakan masyarakat.

Pasalanya, uji klinik  harus memenuhi aspek ilmiah. Menjunjung tinggi etika penelitian sesuai pedoman cara uji klinik yang baik. Sejauh ini hasil uji klinik fase III dinyatakan aman dan tidak ditemukan reaksi berlebihan.

Guru Besar Fakultas Keokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Cissy Kartasasmita  Sp A (K) MSc mengatakan masyarakat harus pandai memastikan informasi yang benar tentang vaksin.

BACA JUGA: Butuh Kolaborasi Total Hadapi COVID-19

“Informasi yang tidak masuk akal, harus ditinggalkan. Terutama harus hati-hati membagikan dengan orang lain,”  katanya pada acara dialog bertema “Keamanan Vaksin dan Menjawab Mitos dengan Fakta” yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) hari ini (16/11/2020).

Vaksin sendiri merupakan cara mencegah infeksi penyakit tertentu dengan efisien dan efektif. Vaksin terbukti mampu mencegah banyak penyakit.

Antara lain BCG, Polio, Hepatitis B, Campak, Rubela, Hib, PCV, Influenza, Dengue, dan HPV. Jika melakukan imunisasi terhadap banyak orang, akan muncul imunitas populasi atau dikenal dengan herd immunity.

“Ini akan melindungi orang lain yang belum atau tidak bisa diberi vaksin seperti, bayi  atau orang dengan penyakit gangguan imun,” terangnya.

Penolakan terhadap vaksin COVID-19 justru menghambat terciptanya kekebalan kelompok yang diinginkan. Minimal cakupan imunisasi COVID-19 mencapai 70 persen dari jumlah populasi.

BACA JUGA: Inilah Sistem Terintegrasi Melawan COVID-19

Laporan keamanan uji klinik vaksin COVID-19 fase satu dan dua telah dipublikasikan pada publikasi internasional. Hasilnya baik.

Sebanyak 1.620  telah selesai divaksinasi. Tinggal  menunggu laporan hasil uji resmi. Cissy mengatakan tidak ditemukan efek samping yang berat.

Info atau berita  yang meninggal, sakit berat, dan sakit punggung,  adalah tidak terbukti. Setelah dilakukan penelitian, kejadiannya tidak berhubungan langsung dengan vaksinasi.

Cissy mengatakan, vaksin adalah salah satu cara melindungi dari infeksi penyakit tertentu. Namun, masyarakat  tetap harus memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak aman secara disiplin sampai pandemi berakhir. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA