oleh

Merdeka.Com Tegaskan Tak Pernah Sebar Hoaks

JAKARTA – Pagi ini, beredar pesan di grup Whatsapp (WA) berjudul “Waspada Hoaks Isi UU Omnibus Law” yang mencatut nama media merdeka.com. Ada beberapa poin dalam pesan berantai yang dituding tidak sesuai fakta.

Pesan merujuk infografis yang pernah dibuat merdeka.com soal tuntutan buruh terkait undang-undang. Menanggapi pesan tersebut, redaksi merdeka.com menegaskan infografis tersebut dimuat tanggal 18 Februari 2020.

BACA JUGA : Penyebaran COVID-19 Susah Ditebak

Bukan setelah Undang-Undang Cipta Kerja diketok DPR pada Senin 5 Oktober 2020.  Artinya, infografis tersebut sudah ada sejak delapan bulan lalu. Saat itu para buruh memang akan menggelar aksi menolak RUU Cipta Kerja di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

Infografis tersebut memuat poin-poin RUU Cipta Kerja yang diuraikan KSPI pada Februari 2020. Materi yang sama  juga dimuat hampir semua media nasional waktu itu.

“Jadi infografis itu jelas bukan hasil UU Cipta Kerja yang disahkan DPR Senin, 5 Oktober 2020,” tandas Pemimpin Redaksi Merdeka.Com, Ramadhian Fadillah dalam siaran pers yang disampaikan kepada BERITA649.com, malam ini (6/10/2020).

BACA JUGA : Indonesia Bermasker, Nyalakan Harapan

Dari rentang Februari hingga disahkan kemarin, ada beberapa perkembangan dan perubahan yang selalu diberitakan media massa, termasuk merdeka.com. Redaksi merdeka.com menyatakan tidak pernah menyebarkan hoaks seperti yang dituduhkan.

“Tentang berita lama yang disebarkan kembali dan dibubuhi tambahan di sana sini, redaksi tidak ada sangkut-pautnya,” kata Fadillah.

Fadillah menegaskan, merdeka.com selalu menjaga independensi sesuai amanat  Undang-undang Pers Nomor 40 tahun 1999. (aza/asa)

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA