oleh

Menyaksikan Merpati Jatuh dari Langit

YOGYAKARTA – Ada tontonan gratis  bagi penyuka burung merpati. Lokasinya tak jauh dari Alun-alun Utara Yogyakarta. Yakni di kompleks  Museum Kereta Yogyakarta.

Sejak sore hingga menjelang matahari terbenam, di tempat ini ada atraksi “jatuhnya” burung merpati dari langit. Setidaknya kurang lebih 16 burung merpati yang berlaga pada latihan bersama setiap sore.

Di tempat ini terdapat puluhan burung merpati. Namun, hanya sekitar 20 ekor yang siap berlaga. Burung burung merpati ini milik warga kampung Rotowijayan sekitarnya. Dipelihara bersama-sama.

BACA JUGA: Ini Respon Dunia Usaha tentang Link and Match

“Gupon (tempat rumah burung merpati) disediakan masing-masing pemilik. Sedangkan untuk jagung, ditanggung bersama. Iuran setiap bulan Rp 20 ribu,” ujar Inung.

Burung merpati diterbangkan dari lokasi berbeda. Level pemula, hanya berjarak sekitar 200-300 meter. Sedangkan bagi burung merpati yang telah “berpengalaman” terbang digabur dengan jarak 1 – 2 kilometer.

“Jika bagus, dengan jarak 2 kilometer, terbangnya sudah tinggi,” timpal Aji.

Tak hanya sebagai tempat gaburan. Lokasi ini juga sering didatangi penghobi burung merpati dari berbagai kampung di Yogyakarta. Mereka berburu merpati kualitas bagus.

Harganya terjangkau. Bahkan, wisatawan domestik yang berkunjung ke Museum Kereta juga sesekali menyaksikan burung-burung merpati “jatuh” dari langit.

“Banyak yang tanya dan mau beli. Cuma repot mau dibawa pulang,” kata Barkah. (aza/asa) 

 

 

 

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA