oleh

Menjauhi Ekstrimisme, Menjaga Keutuhan Bangsa

YOGYAKARTA – Anggota DPD RI, Drs HM Afnan Hadikusumo mengajak pelajar Muhammadiyah  mencari kajian yang lurus dan produktif.

Salah satunya mengoptimalkan peran organisasi anak muda seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Afnan mengajak anak-anak muda menjauhi ekstrimisme.

“Menjauhi paham ekstrimisme adalah upaya menjaga keutuhan bangsa,” kata Afnan pada acara sosialisasi Empat Pilar di Gedung DPD RI DIY di Jalan Kusumanegara, hari ini (9/4/2021).

Acara ini diselenggarakan DPD RI bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) DIY. Dihadiri 100 pelajar Muhammadiyah DIY  yang hadir secara langsung maupun menyaksikan melalui  zoom.

BACA JUGA: Ini yang Terjadi Saat Kuda Kuda Kraton Yogyakarta Dimandikan

AFNAN HADIKUSUMO: Ajak pemuda menjaga keutuhan bangsa. (dandung/berita649.com)

Senator yang tinggal di kampung Kauman Yogyakarta ini menegaskan agama tidak mengajarkan kekerasan. Meski kekerasan tidak hanya datang dari ekstrimisme beragama.

“Ekstremisme memang bisa datang dari pemahaman agama yang salah. Namun  ektrimisme bisa juga datang dari ideologi merasa benar sendiri, seperti premanisme,” paparnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) DIY, Ahmad Hawari Jundullah mengajak pelajar tidak menjadikan pandemi virus corona sebagai alasan berhenti berkarya.

“Karena hidup harus maju ke depan. Tidak perlu lagi menggunakan kalimat akibat pandemi, karena pandemi,” kata Hawari.

BACA JUGA: Harus Mulai Dilakukan Mitigasi Bencana Angin Kencang

Acara dilanjutkan dengan Collaboratalk. Menghadirkan Laila Hanifah (sekretaris umum PW IPM DIY) dan Racha Julian (ketua bidang Advokasi PW IPM DIY).

Laila Hanifah menyatakan perempuan harus ikut andil sebagai penggerak dalam  ikatan. Bukan hanya mengikuti arus pergerakkan.

Komunitas merupakan rumah bersama, sehingga diperlukan sharing power yang setara dan kooperatif dari setiap anggota komunitas.

Sementara Racha Julian menyatakan inklusifitas dalam gerakan komunitas adalah harga mati. Jika diaplikasikan dalam IPM, dakwah komunitas merupakan dakwah nilai yang bukan sekadar dakwah simbolik. (aza/asa)

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA