oleh

Menikmati Sensasi Tahu Kupat Berusia 70 Tahun

MAGELANG – Anda penyuka tahu kupat? Ada tempat kuliner yang bisa jadi pilihan saat perut keroncongan.

Namanya warung makan Tahu Kupat Dompleng “Bu Supardi”. Lokasinya berada di Jalan Magelang-Jogja Km 8.

Warung berada di pinggir jalan sisi kanan (dari arah Yogyakarta) di persimpangan Blabak. Warung ini sudah buka selama 70 tahun.

BACA JUGA : Setuju Pakai Masker, tapi Berwisata jadi tak Nyaman

Warung yang jadi legenda di Blabak ini dirintis oleh Marto Danen dari Desa  Mungkid Muntilan Magelang. Sejak Marto Danen meninggal, posisinya digantikan Supardi, anaknya.

Namun setelah Supardi  meninggal, diteruskan isterinya sampai sekarang. Tak mengherankan bila pengunjung di warung makanan khas Magelang ini silih berganti datang dan pergi.

Pada hari biasa bisa menjual 300 porsi. Sedangkan pada hari libur bisa menjual 400 porsi per hari.

“Bagi saya, rasanya luar biasa,” tutur Jarwo Santoso, agen wisata dari Yogyakarta.

Jarwo selalu menyempatkan diri berkunjung ke tempat ini ketika mengantar tamu ke Magelang, Semarang atau tempat wisata di Jawa Tengah.

Dewi, penghobi kuliner dari kampung Joogokaryan Yogyakarta juga memuji enaknya tahu kupat “Bu Supardi”.

BACA JUGA : Surya Paloh Setuju Immawan Wahyudi jadi Calon Bupati Gunungkidul

Tahunya lumer. Kupatnya padat. Sensasi rasa kuah juga memanjakan lidah. Belum lagi serbuk kacang yang membuat rasa Tahu Kupat Dompleng “Bu Supardi” menjadi sangat istimewa.

“Dan saya menduga, kecap ini juga menjadi faktor enaknya tahu kupat “Bu Supardi,” katanya.

Khas tahu kupat di warung ini adalah bahan yang digunakan selalu digoreng terlebih dulu. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 20.00. Harga per porsi Rp 13 ribu. (#)

penulis: aris untoro | editor: sauki adham

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA