oleh

Memastikan Negara Selalu Hadir saat Rakyat Terdampak Bencana

JAKARTA – Peduli. Gerak cepat. Atensi. Itulah yang selalu diperlihatkan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 yang juga kepala Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Monardo.

Pasca kejadian banjir di Garut, Jawa Barat,  misalnya. Doni tak ingin membuang waktu.   Didampingi sejumlah staf, Doni melakukan perjalanan darat menuju Garut pada Rabu (14/10/2020) sekitar pukul 21.30.

Di Garut, ada enam kecamatan terdampak banjir bandang. Wilayah paling parah pasca banjir adalah Kecamatan Cibalong, Cikelet dan Pameungpeuk.

Doni langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk penanganan pasca banjir. Begitulah sifat Doni saat hatinya bergerak untuk kemanusiaan.

BACA JUGA : Belajar Tatap Muka Butuh Persetujuan Wali Murid

“Bapak memastikan  negara  dan  pusat hadir saat rakyatnya terkena bencana,” kata Staf Khusus Doni Monardo, Eggy Massadiah.

Sejak masih muda, jendral bintang tiga kelahiran Cimahi, 10 Mei 1963 ini dikenal sangat peduli terhadap kemanusiaan.

Pengalaman “menguasai” lapangan tak lagi diragukan.  Anak pasangan Nasrul Saad – Roeslina ini lulusan SMA Negeri 1 Padang (1981).

BACA JUGA: Ini 3 Persoalan Besar dalam Pandemi COVID-19

DONI MONARDIO: Jenderal bintang tiga yang bersahaja. (bnpb.go.id)

Meneruskan sekolah di Akademi Militer (1985).  Sekadar diketahui, Doni adalah lulusan Akademi Militer yang berpengalaman dalam bidang infanteri. Lulus Seskoad (1999) dan menyelesaikan pendidikan di Lemhanas tahun 2012.

Doni pernah menjadi Danyonif 900/Raider dan Danyon-11Group-1/Kopasus pada tahun 1999-2001. Setelah meninggalkan posisi sebagai Danbrigif Linud 3/Tri Budi Sakti tahun 2008, Doni menjadi Danrem 061/Surya Kencana.

Tiga tahun kemudian, dipromosikan menjadi Wakil Komandan Jenderal Kopassus (2011-2012). Selang dua tahun berikutnya, Doni dipilih menjadi Komandan Paspampres.

Menjadi Pangdam XVI/Pattimura (2015-2017), Pangdam III/Siliwangi (2017-2018), dan Sekjen Dewan Ketahanan Nasional (2018-2019).

Pada tahun 2019, suami Santi Aviriani ini dipilih menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sampai sekarang.

Ayah dari Azzianti Riani Monardo, Reizalka Dwika Monardo dan  Adelwin Azel Monardo ini juga dipercaya menjadi ketua Satgas Penanganan COVID-19.

Kini, Doni memikul tanggung jawab menyelamatkan rakyat Indonesia dari penularan COVID-19. Pria berbadan atletis ini juga harus menjaga seluruh warga Indonesia dari dampak cuaca ekstrim dan dampak La Nina 2020. (berbagai sumber/asa)   

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA