oleh

Mau Mudik ke Kota Yogyakarta? Siap-Siap Dikarantina 5 Hari

YOGYAKARTA – Organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan lurah, camat diminta mengaktifkan posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Juga mendata pemudik dan pendatang di Kota Yogyakarta.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyebut langkah tersebut untuk mencegah potensi penularan virus corona pada bulan ramadhan dan Lebaran 2021.

Heroe  mengimbau warga Yogyakarta yang berada di luar DIY sementara tidak mudik. Namun, jika ditemukan warga yang sudah mudik, Posko PPKM harus memastikan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Bagi Echa, Kesejahteraan Karyawan jadi Prioritas

Misalnya terkait surat kesehatan dan dokumen perjalanan.

“Kalau kondisinya sehat diminta isolasi selama lima hari. Jika tidak sehat dan terindikasi Covid-19, harus isolasi dua minggu. Bila bergejala harus dibawa ke rumah sakit. Ini dilakukan serentak di posko-posko yang ada,” pinta Wawali.

Jika kondisi rumah tidak memungkinkan, balai RT, balai RW maupun balai kampung bisa digunakan untuk karantina. Jika tidak bisa, isolasi dapat dilakukan di hotel.

BACA JUGA: Ini Tips Hindari dan Hapus Tag Facebook

Bila ditemukan kasus positif Covid-19 tanpa gejala, isolasi di rumah maupun mencari hotel yang menyediakan ruang isolasi.

Kalau ada yang lolos dan bisa mudik, wajib isolasi. Heroe memastikan tidak akan melakukan penyekatan. Alasannya,  posisi Kota Yogyakarta berada di tengah.

Hanya akan dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat kesehatan di tempat keramaian dan lokasi wisata. (aza/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA